Ternyata, Siswa-Siswi di Bandung Lebih Senang dengan PTM, Ketimbang PJJ

Devi Nurdina adalah siswi kelas XII di SMAN 5 Bandung. Dia merasa senang bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan kembali

Ternyata, Siswa-Siswi di Bandung Lebih Senang dengan PTM, Ketimbang PJJ
Siswa di Bandung lebih senang PTM ketimbang PJJ


INILAHKORAN- Devi Nurdina adalah siswi kelas XII di SMAN 5 Bandung. Dia merasa senang bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan kembali, apalagi sudah mencapi 100 persen.

"Jujur, saya senang dengan PTM ini, bisa ketemu teman-teman, apalagi sudah 100 persen, jadi nggak setengah-setengah bisa ketemu teman semuanya," ujar Devi Nurdina, saat ditemui di SMAN 5 Bandung, Senin 10 Januari 2022.

Menurut dia, PTM lebih bagus ketimbang pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dirinya dan teman-teman, bisa berinteraksi dengan siswa-siswi lainnya, gurunya juga enak saat menjelaskannya.

Baca Juga: Soroti Harga Bahan Pokok yang Alami Kenaikan, Megawati: Kok Klasik Amat Ya?

"Kalau dari saya sendiri lebih enak PTM, bisa langsung nanya ke gurunya, terus kalau PJJ kan kadang ada guru yang susah pakai teknologi, jadinya lebih enak PTM, interaksinya lebih baguslah," ujarnya.

Terkait protokol kesehatannya, kata dia, dirinya harus menjaga prokes yang ketat, misalnya menggunakan masker, jaga jarak, menggunakan handsanitizer dan lainnya.

"Selain itu, kita juga kan diawasin sama guru, satgas Covid-19. Kalau jalan jaga jarak, kalau di kelas duduknya jangan berdekatan, jangan banyak ngobrol," ucapnya.

Baca Juga: PDI Perjuangan Peringati HUT ke-49, Ono Surono: Harus Jadi Pemicu Semangat

Siswi lainnya, Nisrina Rifia mengatakan, dirinya merasa senang dengan PTM di sekolah. Materi pelajaran yang diambil oleh dirinya lebih masuk ke otak, ketimbang PJJ.

"Kalau nyerap pelajaran pasti lebih maksimal daripada kalau online, terus kan kalau PTM ada interaksi dua arah dari guru kepada siswa, kalau nggak ngerti bisa nanya langsung kepada gurunya dan ada sumbernya, jadi kita bisa langsung ngerti. Guru juga bisa ngelliat keadaan siswa-siswinya bagaimana," papar Nisrina Rifia.

Dirinya harus sadar, bahwa pandemi Covid-19 itu membawa pelajaran yang sangat berharga kepada semua, salah satunya harus menjaga prokes.

Baca Juga: Vicky Prasetyo Makan dengan Seorang Wanita, Kalina Oktarani Minta Pisah?

"Yang pasti prokes harus tetap ada, dan kalau di kelas sendiri lumayan tertib, nggak bergerombol dan kumpul, abis itu guru juga nggak lepas masker," ucapnya. (Okky Adiana)***


Editor : inilahkoran