INILAH, Manchester - Jurgen Klopp memuji Roberto Firmino. Perannya akan jadi kunci bagi Liverpool saat melawat ke kandang Manchester City, Kamis (3/1/2019) malam ini.
Liverpool menghadapi duel di Etihat ini dengan keunggulan tujuh poin atas juata bertahan itu. Mereka menunjukkan performa menawan sepanjang jadwal berat Liga Primer.
Pasukan Klopp memenangkan sembilan laga secara beruntun di Liga Primer. Mereka bahkan jadi satu-satunya klub yang belum pernah merasakan kekalahan setelah menjalankan 20 pertandingan. Terakhir, mereka mencukur Arsenal 5-1.
Semua pemain Liverpool tampil menawan lawan Arsenal. Tapi, Firmino adalah bintang lapangannya. Dia mencetak trigol.
Menjelang lawan Manchester City, Klopp menggambarkan betapa pentingnya peran Firmino di dalam tim. Dia menyebutkan trigol ke gawang Arsenal adalah bukti betapa pentingnya pengaruh pemain Brasil itu.
"Itu bagus dan sangat penting baginya. Dia layak mendapatkannya. Dia pemain yang sangat-sangat penting bagi kami," ujar Klopp.
Sebagai pemain menyerang, Firmino membutuhkan pembuktian. Bukti itu adalah gol-golnya.
"Dia selalu main tiap waktu dengan sungguh-sungguh. Dia takkan mendapatkannya jika dia bukan pemain yang berpengaruh. Dia bekerja keras untuk kami dan berpengaruh dalam segala hal," tambahnya.
Firmino jadi bagian dari trisula maut Liverpool, bersama Mohamed Salah dan Sadio Mane. Hanya saja, dia kerap berada di luar radar. Pentingnya Firmino baru terasa ketika dia tak bisa main.
Pemain berusia 27 tahun itu dipastikan tampil menghadapi pasukan Pep Guardiola. Dia diandalkan untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan Liverpool musim ini.
Sementara Liverpool kuat dalam menyerang seperti musim lalu, kini pun mereka mampu bertahan dengan kuat. Pembelian Virgil van Dijk menjadi instrumen penting yang membuat mereka hanya kebobolan delapan gol musim ini, sebagaimana juga perekrutan kiper Allison.
Menurut Klopp, perubahan mendasar Liverpool terjadi setelah mereka menjadi finalis Liga Champions usim llu. Saat itu, mereka tampil mengesankan dan kalah dari Real Madrid hanya setelah Sergio Ramos "menghabisi" Mo Salah.
"Hasil dan performa memberi kami kepercayaan. Kami memiliki performa dan membuahkan hasil. Para pemain memiliki kualitas. Sepanjang kami bisa memadukan potensi dan sikap, maka akan muncul kualitas," tambahnya pula. (*)