Tertunda Karena Kebakaran, Lima TPS Di Bandung Lakukan Penghitungan Suara Lanjutan

Sebanyak Lima TPS di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, melanjutkan proses rekapitulasi surat suara

Tertunda Karena Kebakaran, Lima TPS Di Bandung Lakukan Penghitungan Suara Lanjutan
ilsutrasi TPS

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak lima TPS di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, melanjutkan proses rekapitulasi surat suara.

Petugas KPPS baru bisa melanjutkan penghitungan dikarenakan, kemarin ini sempat tertunda pasca terjadi kebakaran sebuah rumah di kawasan permukiman yang berdekatan dengan TPS pada Rabu 14 Februari 2024, sore kemarin.

Adapun TPS yang melanjutkan proses penghitungan suara di antaranya TPS 10, 51, 52, 53, dan 54. TPS 54 yang sebelumnya terletak di dekat rumah yang terbakar itu dipindahkan ke dekat TPS 10.

“Ada 5 TPS yang ditunda, sesuai kesepakatan ditunda dan sekarang dilanjutkan,” kata Kapolsek Batununggal Iptu Sonny Rinaldi, Kamis 15 Februari 2024.

Sonny menambahkan, saat kejadian dipastikan logistik Pemilu dalam kondisi aman dan tidak ada yang terbakar.

“TPS tidak ada yang kebakaran, kotak suara utuh, surat suara utuh, rumah warga saja yang kebakaran akibat kompor gas 3 kg yang meledak,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Lurah Cibangkong Desy Wulandari menuturkan, penghitungan surat suara lanjutan ini dilakukan sejak pukul 09.00 WIB.

Ia mengungkapkan, kejadian kebakaran yang menimpa rumah salah satu warganya itu terjadi saat proses penghitungan surat suara, yang di mana lokasi TPS dengan rumah tersebut berdekatan.

"Kejadian lagi perhitungan suara, sebenarnya rumah yang kebakaran, bukan TPS yang kebakaran, penyebab karena gas meledak. Logistik aman, langsung diamankan," ungkap Desy.

Desy menyebut, dari lima kotak surat suara yakni Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota, rata-rata tersisa dua kotak suara yang belum dilakukan penghitungan.

"Semalam tinggal dua kotak suara, sekarang dilanjutkan dua kotak suara," ujarnya.

Ia menyebut, dalam peristiwa kebakaran itu tujuh orang menjadi korban. Beberapa diantaranya, merupakan anak-anak.

"Korban ada tujuh orang, luka bakar, anak-anak lagi main, yang ada di rumah, semua penghuni rumah, tidak ada anggota KPPS," tandasnya. (Cesar Yudistira) 


Editor : Ahmad Sayuti