Penumpukan Sampah di Bandung Raya Capai Ribuan Ton, DLH Catat Krisis di 5 TPS Utama
Penumpukan sampah di wilayah Bandung masih menjadi persoalan serius. Total yang diperkirakan mencapai ribuan ton akibat terganggunya proses pengangkutan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penumpukan sampah di wilayah Bandung masih menjadi persoalan serius. Total akumulasi yang diperkirakan mencapai ribuan ton akibat terganggunya proses pengangkutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto menyebut, terdapat lima TPS utama yang menjadi fokus pendataan karena mengalami penumpukan paling signifikan yakni Ciwastra, Batununggal, Kopo Elok, Dago Elos dan Babakan Siliwangi.
“Kami mencatat lima terbesar yang tumpukannya cukup besar, dan itu yang mudah dilihat publik,” kata Darto, Sabtu (6/6/2026).
Dia menjelaskan, dari hasil pendataan awal. Total estimasi sampah di lima TPS tersebut, berkisar antara 1.200 hingga 2.800 ton. Namun setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut di lapangan, angka itu berpotensi lebih besar dari perkiraan awal.
Menurutnya, di salah satu titik saja yaitu TPS Ciwastra, volume sampah dapat mencapai hampir 900 ton. Padahal sebelumnya diperkirakan hanya sekitar 700 ton.
“Di satu tempat saja sudah mendekati 900 ton, jadi perkiraan kita yang 700 ton itu ternyata meleset,” ucapnya.
Kondisi tersebut menunjukkan apabila beban penumpukan sampah di Kota Bandung jauh lebih berat dibandingkan perhitungan awal. Terlebih dengan adanya pembatasan, dan gangguan pengangkutan ke lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti.
"Secara keseluruhan, kami memperkirakan akumulasi sampah di wilayah Bandung Raya dapat mencapai lebih dari 7.000 ton yang perlu segera ditangani melalui langkah-langkah penanganan darurat dan percepatan pengangkutan di berbagai titik," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani


