Teknologi SRF Gedebage Bakal Dikembangkan di 6 Wilayah Kota Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut pengembangan teknologi SRF di Gedebage bakal menjadi tahap awal pengolahan sampah berbasis energi.

Teknologi SRF Gedebage Bakal Dikembangkan di 6 Wilayah Kota Bandung
Proses pengolahan sampah menggunakan mesin SRF di Gedebage. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut pengembangan teknologi solid recovered fuel (SRF) di Gedebage bakal menjadi tahap awal pengolahan sampah berbasis energi di Kota Bandung

Jika berjalan baik, teknologi serupa akan dikembangkan di enam satuan wilayah kerja. Dia mengatakan, fasilitas SRF Gedebage sedang disiapkan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, Danantara, PLN dan Pertamina. Fasilitas dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 300 ton sampah per hari.

“Kalau ini berhasil, akan kita kembangkan di seluruh enam satuan wilayah kerja Kota Bandung. Karena itu para camat dan lurah harus ikut memperhatikan proses perkembangannya,” kata Farhan, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, SRF memiliki konsep mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif berbentuk arang. Hasil pengolahan, dapat dimanfaatkan sektor industri maupun pembangkit listrik sebagai salah satu sumber energi.

“Pada prinsipnya, SRF adalah pengolahan sampah yang menghasilkan arang sebagai sumber energi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh industri maupun PLN,” ucapnya.

Pengembangan fasilitas SRF, juga diarahkan sebagai bagian dari upaya mengurangi beban sampah yang selama ini harus diangkut menuju tempat pemrosesan akhir. Dengan kapasitas sekitar 300 ton per hari, fasilitas Gedebage diharapkan mampu mengambil porsi sampah dari sistem pengangkutan menuju tempat pemrosesan akhir.

Selain mengurangi timbulan sampah, pengolahan melalui SRF membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. sampah yang sebelumnya hanya menjadi beban pengelolaan, dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif bagi sektor yang membutuhkan sumber energi.

"Pengembangan teknologi pengolahan sampah berbasis energi, menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan sampah perkotaan. Kota Bandung, membutuhkan pola pengelolaan yang tidak hanya mengandalkan pengangkutan sampah dari wilayah permukiman menuju tempat pemrosesan akhir," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan fasilitas Gedebage bakal menjadi pertimbangan dalam pengembangan SRF di wilayah lain. Enam satuan wilayah kerja, menjadi sasaran pengembangan apabila tahap awal berjalan sesuai rencana.

Dia juga meminta camat dan lurah ikut memantau perkembangan proyek SRF Gedebage. Keterlibatan aparatur kewilayahan, dinilai penting karena pelaksanaan program berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi.

“Camat dan lurah harus ikut memperhatikan proses perkembangannya,” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani