Terus Gelorakan Jiwa dan Prinsip di Tingkat Akar Rumput, Nasdem Gelar Pendidikan Politik

Partai Nasdem menggelar pendidikan politik bagi seluruh kader yang berada di tingkat ranting di Kota Bandung.

Terus Gelorakan Jiwa dan Prinsip di Tingkat Akar Rumput, Nasdem Gelar Pendidikan Politik
Terus menggelorakan jiwa dan prinsip di tingkat akar rumput, Nasdem gelar pendidikan politik.

INILAHKORAN, Bandung - Partai Nasdem menggelar pendidikan politik bagi seluruh kader yang berada di tingkat ranting di Kota Bandung.

Ketua Nasdem Jabar Saan Mustopa mengatakan, pendidikan politik ini guna menanamkan jiwa dan prinsip Nasdem kepada para kadernya yang ada di tingkat akar rumput.

“Fokus kita hari ini lebih kepada konsolidasi dan penguatan di internal struktur partai hingga tingkat ranting. Karena kita menyadari struktur merupakan tulang punggung partai. Bila strukturnya kuat, partai akan menjadi kuat,” kata Saan di sela acara Pendidikan Politik Nasdem di Bandung, Rabu 23 Maret 2022.

Baca Juga: Bus Rapid Transit di Bandung Raya Mulai Diuji Coba Dishub Jabar di Lima Koridor

Saan Mustopa mengemukakan, kegiatan ini menjadi media untuk menyampaikan apa saja prinsip dan nilai-nilai yang dibawa Nasdem sebagai partai politik. Tak hanya itu, mereka pun diberikan langkah-langkah melakukan canvassing atau rayu pilih.

“Karena mereka yang tingkat ranting ini yang paling dekat dengan grassroot (akar rumput) dan berhubungan langsung dengan masyarakat, kita berikan cara-cara praktis untuk melakukan pendekatan terhadap masyarakat,” papar Saan Mustopa.

Pada kesempatan sama, Ketua Nasdem Kota Bandung Rendiana Awangga mengemukakan acara ini juga dalam rangka memberikan pemahaman kepada generasi muda yang kesadaran politiknya masih rendah.

Baca Juga: Banyak Masalah Terkait Lapangan Kerja, Wapres Ma'ruf Tekankan Hal Ini

“Partai politik kan sebenarnya memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman politik kepada masyarakat. Maka itu, pendekatan kepada generasi muda harus diubah agar ketertarikan terhadap politik semakin meningkat,” tutur Awang, sapaan akrabnya.

Menurut Awang, diperlukan suatu inovasi transformasi terkait politik khususnya bagi kalangan muda agar kalangan tersebut tidak semakin apatis. Terlebih, kesadaran politik anak muda di Kota Bandung belum terlalu tinggi.

“Mungkin karena kultur politik di Kota Bandung yang tidak terlalu banyak dinamika atau terhitung adem, sehingga memengaruhi pola pikir masyarakat terhadap politik. Maka itu, cara penyampaian kepada masyarakat harus dilakukan sesuai dengan kondisi yang ada saat ini,” papar anggota Komisi D DPRD Kota Bandung. (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran