Tetangga Mengira Sudah Pindah, Ternyata Indah dan Elia Sudah Jadi Kerangka di Rumahnya
Penemuan kerangka Ituh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) di Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat, sungguh mengejutkan. Tetangga tahunya keduanya sudah pindah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – Penemuan kerangka Ituh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) di Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat, sungguh mengejutkan. Tetangga tahunya keduanya sudah pindah.
Ituh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) warga Perumahan Tanimulya Indah Blok C 3 RT 10/15 Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan telah menjadi kerangka.
Ibu dan anak itu, di mata tetangganya, dikenal jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitar rumahnya.
Bahkan, keduanya sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan tetangganya. Padahal, dinding rumah Indah Hayati menempel dengan tetangganya.
Ai Suryati (54) mengaku terakhir bertemu dengan Indah Hayati sebelum pandemi Covid-19. Menurutnya, Indah sama sekali tidak pernah ngobrol.
"Memang tidak pernah. Kerjanya di belakang, jadi hanya lewat saja,” kata Ai saat ditemui di rumahnya yang hanya terhalang satu bangunan dari TKP, Senin 29 Juli 2024.
Semenjak tak terlihat lagi, ungkap Ai, warga beranggapan Indah Hayati dan anaknya Elia Imanuel Putra sudah pindah. Bahkan, sempat meminta surat pindah ke Ketua RW.
"Katanya sudah pindah dan sempat meminta surat pindah ke ketua RW tapi gak tau," ungkap Ai.
Sebelumnya, warga di Jalan Selada Nomor 7 Blok C 3 RT 10/15 Perumahan Tanimulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan penemuan dua kerangka manusia pada Senin 29 Juli 2024.
Berdasarkan pemeriksaan dari sejumlah saksi terungkap identitas kerangka manusia itu, yakni Ituh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24).
Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Ketua RT 10/15, Bambang Daryanto mengaku terakhir melihat warganya pada 2018 silam.
"Selanjutnya sampai sekarang saksi tidak pernah melihat atau berkomunikasi lagi," kata Tri, Senin 29 Juli 2024.
Saat ini, lanjut Tri, Polres Cimahi dan Polsek Padalarang sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan menunggu hasil otopsi dari RS Sartika Asih untuk mengetahui penyebab kematian Indah Hayati dan Elia Imanuel Putra.*** (agus satia negara)
Editor : Zulfirman


