Tidak Sesuai Ekspektasi? Surat Kabar Harian Prancis Ini Sebut Konser Encore BLACKPINK jadi yang Terburuk
Surat kabar harian Prancis, Le Parisien, emnyebutkan bahkan konser encore BLACKPINK jadi pertunjukan terburuk yang pernah terjadi di Stade De France.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Beberapa bulan terakhir ini, BLACKPINK disibukan dengan konser encore 'BORN PINK' di Eropa dan Amerika Utara.
BLACKPINK akan mengakhirir konser encore 'BORN PINK' mereka di Seoul, Korea Selatan, pada 16 dan 17 september 2023.
Dan baru-baru ini, surat kabar harian Prancis, Le Parisien, mengevaluasi konser penyanyi terkenal yang diadakan dari Mei hingga bulan lalu di Stade De France dan Paris La Défense Arena.
Sebelum mengungkap hasil evaluasi, Le Parisien menekankan, “Karena ini adalah pemeringkatan yang sepenuhnya subjektif, ada yang mungkin senang dan ada yang tidak senang dengan hal ini.“
BLACKPINK mengadakan konser encore dari konser tur dunia mereka 'BORN PINK' di Stade De France pada tanggal 15 Juli 2023.
konser encore yang dilakukan Prancis tersebut telah menarik 55.000 penonton.
Le Parisien mengomentari konser BLACKPINK diduga terlihat sukses hanya karena dipenuhi penonton.
“Hanya karena ada penonton yang memenuhi Stade De France bukan berarti penampilan mereka sepadan.“
Le Parisien juga menunjukkan, “Koreografinya terlalu sesuai buku teks, dan kurangnya komunikasi di antara para member, sering kali saling berpapasan.”
Mereka mencatat kekurangan seperti rekaman video yang berantakan yang menangkap para member dan kerja kamera yang tidak stabil, serta terlalu banyak jeda yang mengganggu ritme.
Le Parisien secara khusus mengkritik momen menjelang akhir konser di mana salah satu member BLACKPINK meninggalkan panggung secara misterius.
Tiga member lainnya memanggil penonton sambil memegang plakat tertentu, menyebutnya sebagai “situasi tidak masuk akal yang tidak sesuai dengan popularitas anak muda Korea ini.”
member yang dipilih oleh Le Parisien adalah Jennie, yang meninggalkan panggung sementara yang lain tetap di sana dan meninggalkan pesan, “Saya akan kembali,” hanya untuk kembali tiga menit kemudian dengan mengenakan celana putih, bukan hitam.
konser terbaik yang disorot oleh Le Parisien adalah oleh penyanyi-penulis lagu Kanada The Weeknd, yang diadakan di Stade De France pada bulan Juli.
surat kabar harian tersebut memujinya sebagai “konser paling sempurna dan paling berani musim panas ini dalam segala aspek, mulai dari pengaturan panggung hingga vokal.”***
Editor : Irma Nurfajri


