Tiga Hari Pencarian, Nelayan yang Jatuh dari Perahu di Waduk Jatiluhur Ditemukan Meninggal
Tim SAR Gabungan menemukan nelayan Holib (71) dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis 4 Desember 2025, setelah tiga hari upaya pencarian di Perairan Waduk Jatiluhur, Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID — Tim SAR Gabungan menemukan nelayan Holib (71) dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis 4 Desember 2025, setelah tiga hari upaya pencarian di Perairan Waduk jatiluhur, Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.
Korban ditemukan sekitar pukul 06.40 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga di Nagrak.
Upaya pencarian sebelumnya dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet di titik korban terakhir terlihat. Informasi awal diterima Kantor SAR Bandung pada Selasa (2/12) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, korban diketahui tengah memperbaiki karpus atau bantalan keramba jaring apung (KJA). Namun hingga sore hari, ia tak kunjung pulang.
Keluarga kemudian menyusuri area dan menemukan peralatan perbaikan masih berada di dalam perahu. Dugaan kuat korban terjatuh dan tenggelam pun dilaporkan ke pihak berwenang.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan proses pencarian dilakukan secara maksimal sejak laporan pertama diterima.
“Begitu mendapatkan informasi, kami langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi. Pencarian dilakukan setiap hari dengan metode penyisiran air dan pemantauan visual di sekitar waduk,” jelasnya.
Ade menuturkan, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal diduga terjatuh. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. pihaknya turut berduka atas musibah yang menimpa korban.
“Kami berupaya secepat mungkin menemukan korban. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapatkan tempat terbaik,” ucap Ade.
Editor : Ahmad Sayuti

