Tiki Tetap Beroperasi dengan Prosedur Pencegahan Ketat

Di tengah pandemi virus corona, perusahaan jasa pengiriman Tiki terus beroperasi melayani kebutuhan pengiriman logistik. Senior Marketing & Sales Manager Tiki Ahmad Kurtubi mengatakan, pengiriman korporasi maupun perorangan itu dinilainya semakin krusial.

Tiki Tetap Beroperasi dengan Prosedur Pencegahan Ketat
istimewa

INILAH, Jakarta - Di tengah pandemi virus corona, perusahaan jasa pengiriman Tiki terus beroperasi melayani kebutuhan pengiriman logistik. Senior Marketing & Sales Manager Tiki Ahmad Kurtubi mengatakan, pengiriman korporasi maupun perorangan itu dinilainya semakin krusial.

"Meski tetap beroperasi, kita menerapkan posedur pencegahan ketat. Seperti langkah-langkah preventif untuk melindungi para staf dan kurir serta para pelanggan," kata Ahmad, Kamis (2/4/2020).

Dia menuturkan, pihaknya melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara reguler di gerai dan gudang operasional. Tiki juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada paket-paket kiriman yang diterima dan yang akan dikirimkan.

Selain itu, pihaknya pun menyediakan hand sanitizer di seluruh gerai dan gudang operasional untuk dapat digunakan oleh staf maupun pelanggan yang datang ke gerai. Para staf dan kurir diwajibkan menjaga kebersihan dan tetap steril dengan menggunakan hand sanitizer atau mencuci tangan ketika memasuki lingkungan kerja dan mengenakan masker dan sarung tangan latex ketika menerima dan mengirimkan paket.

"Kita pun memastikan kesehatan para staf dan kurir dengan melakukan pengukuran suhu badan dan akan memulangkan staf atau kurir yang melebihi suhu tubuh normal agar beristirahat. Plus, menjaga jarak aman antara staf atau kurir dengan pelanggan ketika melakukan transaksi pengiriman," ujarnya.

Dia menambahkan, agar terhindar dari antrean di gerai pihaknya pun kini memiliki layanan Jemput Online (Jempol) yang dapat diakses di aplikasi Tiki. (*)


Editor : Doni Ramdhani