Manajer IT dan Personalia Mubadalah.id, Abdulloh menyampaikan, pihaknya membagikan 500 eksemplar
bendera merah putih ke pengguna jalan di Kota
Cirebon. Gerakan ini merupakan
pembagian 10 juta bendera merah putih dari Ditjen Pulpum Kementerian Dalam Negeri RI.
"Pemberian
bendera merah putih juga sebagai simbol semangat perjuangan
Tim Mubadalah dalam mengajak warga Kota
Cirebon untuk merdeka dari kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, dari perkawinan anak, merdeka dari kelompok ekstremisme dan merdeka dari sampah," kata Abdulloh, Selasa (16/8/2022)
Koordinator gerakan
pembagian 10 juta bendera merah putih wilayah
Cirebon ini melanjutkan, gerakan tersebut menjadi simbol semangat kemerdekaan yang sejalan dengan semangat para ulama KUPI dalam pembahasan lima tema besar dalam menuju KUPI II.
Lima tema besar tersebut yaitu, peran perempuan dalam mencegah ekstremisme untuk menjaga NKRI. Kedua, hukum mengelola sampah untuk keberlanjutan lingkungan.
"Ketiga, hukum melindungi jiwa perempuan dari bahaya kehamilan akibat perkosaan, keempat hukum pemaksaan perkawinan dan terakhir Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP)," ungkapnya.
Abdulloh berharap, dengan semangat kemerdekaan dan semangat menuju KUPI II, dapat mewujudkan masyarakat yang lebih mencintai tanah air, menjaga lingkungan dan mampu mengelola sampah dengan baik.
"Serta mewujudkan masyarakat yang saling menyebarkan kasih sayang, keadilan, kedamaian, kemaslahatan dan menghormati seluruh ciptaan Allah SWT," ujar Abdulloh.
Sementara itu, Dirjen Polpum Kemendagri, Bahtiar menyampaikan, tujuan gerakan
pembagian 10 juta bendera merah putih ini sebagai bentuk penanaman rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada masyarakat.
"Serta sebagai bentuk kebangkitan dan pemulihan masyarakat pasca pandemi," tukasnya. (maman suharman)