Tim Teknis Kasus Novel Berisi 50 Orang Polisi

Polri mulai membentuk tim teknis untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Tim Teknis Kasus Novel Berisi 50 Orang Polisi
(Antara Foto)

INILAH, Jakarta- Polri mulai membentuk tim teknis untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Tim teknis itu akan berisikan 50 anggota yang semuanya polisi dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis.

"Insyaallah akan bekerja di awal bulan Agustus, dipimpin Bapak Kabareskrim. Kemudian tim teknis ini sebagaimana dikatakan ini teknis, maka teknislah yang akan mendominasi pekerjaan ini," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).

"Anggotanya sekitar 50-an (orang) dari anggota Polri yang punya prestasi baik dan juga punya kemampuan teknis secara handal, profesional," sambung Asep.

Asep memastikan tim ini mempunyai pengalaman yang mumpuni dalam mengungkap kasus. Beberapa diantara adalah anggota Densus 88 Antiteror.

"Tidak lepas dari track record Densus 88 yang juga sangat profesional dalam menangani kasus-kasus ini. Karena selain kemampuan itu, juga ada dukungan teknologi yang dimiliki Densus yang bisa men-support dalam pengungkapan kasus yang sedang menjadi perhatian publik ini," tutur Asep.

Tim teknis dibentuk berdasarkan rekomendasi Tim Pencari Fakta (TPF). Tim teknis akan menyelidiki beberapa temuan-temuan dari TPF yang diantaranya 3 orang diduga sebagai pelaku yang ada sebelum kejadian dan pada saat kejadian penyiraman air keras terhadap penyidik senior di KPK itu. (Inilah.com)


Editor : Bsafaat