Tindaklanjuti Prosedur Baru Pengisian Tabung LPG 3 Kg, Mendag Budi Santoso: SPBE Padalarang Sudah Sesuai SOP
Tak cuma Pasar Tagog Padalarang, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso juga mendatangi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Tak cuma Pasar Tagog Padalarang, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso juga mendatangi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hasilnya, Mendag Budi Santoso menjamin kepada masyarakat terkait keamanan serta tidak ada kecurangan pada tabung gas LPG 3 kilogram.
Dalam peninjauan tersebut, Mendag Budi Santoso didampingi Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars, Ega Legowo Putra langsung meninjau lokasi produksi dan pengemasan dengan pengawasan ketat lantaran merupakan area sangat berbahaya.
Budi menuturkan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari sosialisasi prosedur baru terkait standar pengisian tabung LPG 3 Kg yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh Pertamina Patra Niaga pada 19 Desember lalu di Jakarta.
“Kami meninjau dan melihat pengisian LPG 3 Kg di SPBE Padalarang. Pengisian seperti ini di seluruh Indonesia ada sekitar 700," tuturnya.
"Jadi kami ingin memastikan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan sudah sesuai, sehingga masyarakat yakin kalau mau beli LPG 3 Kg itu timbangannya sudah sesuai,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengapresiasi upaya Pertamina Patra Niaga dan meminta seluruh SPBE agar melaksanakan seluruh aturan dalam prosedur tersebut dan menjaga ukuran berat bersih dari tabung LPG 3 Kg agar masyarakat dapat memperoleh gas LPG sesuai dengan haknya dan harga yang dibayarkan.
"Kementerian Perdagangan memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pertamina Patra Niaga yang telah melakukan prosedur ini sesuai aturan yang berlaku, dengan demikian masyarakat atau konsumen terjamin," ujarnya.
"Kami ingin meyakinkan konsumen tidak perlu ragu karena setelah dicek semua sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku," sambungnya.
Direktur Pemasaran Niaga Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menyebut, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan kualitas pengisian LPG 3 Kg dibuktikan dengan melakukan evaluasi dan pembahasan bersama regulator.
Bahkan, hingga penyampaian sosialisasi prosedur tersebut kepada seluruh SPBE di Indonesia.
"Kami terus memastikan setiap pengisian gas LPG 3 Kg di SPBE selalu tepat kuantitas terisi 3 kg gas elpiji," ujarnya.
Menurutnya, kontrol terhadap tabung elpiji 3 kg yang telah diisi dilakukan dengan menimbang seluruh tabung elpiji 3 kg tersebut.
"Termasuk memastikan tidak mengedarkan tabung elpiji 3 kg yang beratnya kurang dari diatur dalam prosedur," tuturnya.***
Editor : JakaPermana

