Tingkatkan Mutu Pendidikan di KBB, P4TK Lakukan Kerjasama dengan Singapura
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) IPA bekerja sama dengan MeriSTEM Singapura, UPI dan P4TK
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) IPA bekerja sama dengan MeriSTEM Singapura, UPI dan P4TK Matematika menyelenggarakan program STEM Leadership Education.
Kerjasama tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatan kompetensi pendidik dalam pembelajaran berbasis science, technology, engineering and mathematics (STEM). Salah satu rangkaian kegiatannya adalah Pendampingan Implementasi pembelajaran STEM di Nuclei School.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMPN 2 Padalarang yang merupakan tempat terpilih sebagai salah satu Nuclei School dari 20 sekolah se-Indonesia pada bulan Maret hingga April 2022, pendampingan ini terdiri dari 4 siklus yang dilakukan dengan moda daring dan luring.
Baca Juga: Ada Ciro Alves di Video Official Announcement Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto, FIX Gabung Persib?
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Dendih berharap kegiatan pendampingan implementasi STEM di Nuclei School tersebut dapat bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan di Bandung Barat.
“Saya ucapakan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, terutama UPI, NIE Singapore dan P4TK Matematika. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan di Bandung barat," katanya.
Selanjutnya, sambung dia, kegiatan pendampingan yang dilakukan adalah berupa Lesson Study, dengan mengambil tema JAPUNG (jaring terapung).
Baca Juga: Tiket KA dari Bandung Ke Arah Timur Sudah Habis Terjual
"Peserta didik melakukan problem solving dengan hasil produk akhir berupa purwarupa japung dan ide desain food fisher untuk japung," ujarnya.
Ia menyebut, para pembimbing yang terlibat antara lain pendamping dari Nei Singapore, Lee Yew Jin, Koordinator Wiwi Marwiyah dari SMPN 2 Padalarang, Guru Model Tuti Utami dari SMP Krida Utama Padalarang.
"Untuk observer terdiri dari guru IPA dan Matematika dari beberapa sekolah yaitu SMPN 2 Padalarang, SMPN 1 Padalarang, SMPN 1 Batujajar dan SMP Krida Utama Padalarang, Pendamping Akademik diantaranya adalah Intan Setiawati dan Suharto,Pendamping Teknik yaitu Dindin Khairudin," sebutnya.
Baca Juga: Tol Cisumdawu Bisa Digunakan Mudik, Dishub Jabar Usulkan Tujuan Sumedang Saja
Sementara itu, koordinator kegiatan, Wiwi Marwiyah mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi positif kegiatan yang langka bahkan di luar dugaannya.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas rezeki yang tak terduga ini. Awalnya, kami pesimis tidak akan terpilih dalam kegiatan tersebut, karena melalui serangkaian seleksi yang harus dilewati," ujarnya.
Kendati demikian, tambah dia, di detik-detik akhir pengumuman, dirinya bisa lolos mewakili Kabupaten Bandung Barat.
"Meskipun kami start paling akhir, namun bisa menyelesaikan semuanya dengan lebih baik dan finish paling awal," tandasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

