Total 570.906 Jiwa, Kepadatan Penduduk Meningkat Hampir 100 Persen, Pemkot Cimahi Dukung Program Tiga Juta Rumah
Kota Cimahi tengah dihadapkan pada persoalan tingginya angka penduduk yang meningkat hampir 100 persen dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Kota Cimahi tengah dihadapkan pada persoalan tingginya angka penduduk yang meningkat hampir 100 persen dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.
Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) yang dihimpun dari Data Agregat Kependudukan Kota Cimahi Semester I Tahun 2024, jumlah penduduk Kota Cimahi mencapai 570.906 jiwa.
Angka tersebut terdiri dari penduduk laki-laki sebanyak 291.392 dan perempuan sebanyak 288.259 jiwa yang tersebar di 3 kecamatan dan 15 kelurahan dengan jumlah penduduk tertinggi di Kecamatan Cimahi Selatan, yakni sebanyak 241.883 jiwa, disusul Kecamatan Cimahi Utara sebanyak 172.573 jiwa, sedangkan jumlah penduduk terkecil yaitu di Kecamatan Cimahi Tengah sebanyak 165.350 jiwa.
Kemudian, kelurahan yang paling banyak penduduknya yakni Kelurahan Melong dengan jumlah penduduk sebanyak 65.879 jiwa, sedangkan untuk jumlah penduduk paling sedikit adalah Kelurahan Cimahi dengan 13.800 jiwa.
Melihat kondisi tersebut, Pj Wali Kota Cimahi Benny Bachtiar menekankan pentingnya legalitas bangunan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dan ruang usaha.
"Dengan persoalan kepadatan penduduk kami menyambut baik program penyediaan tiga juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang diinstruksikan Presiden RI, Prabowo Subianto," kata Benny.
Tak cuma itu, Benny juga menyoroti persoalan penataan lingkungan di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk di Kota Cimahi.
"Cimahi memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, di mana dalam 20 tahun terakhir, jumlah penduduk meningkat hampir 100 persen," katanya.
Oleh karena itu, antisipasi terhadap tata ruang dan lingkungan harus menjadi perhatian serius agar tetap terjaga dengan baik.
"Saya meminta dinas terkait di Pemkot Cimahi untuk mengevaluasi kembali bangunan-bangunan yang ada, termasuk kelayakannya. Jangan sampai ada kawasan kumuh yang bisa menjadi masalah bagi kota ini," katanya.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat Kota Cimahi untuk segera memanfaatkan program tiga juta rumah lantaran tidak ada pungutan biaya alias gratis.
"Program ini sangat menguntungkan karena tidak dipungut biaya sepeser pun. Jadi, masyarakat yang ingin membangun rumah harus segera memanfaatkannya," tegasnya.
Benny berharap program tiga juta rumah tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata dengan baik.
"Mudah-mudahan program ini bisa mewujudkan lingkungan yang benar-benar sehat dan bersih. Apalagi, jika seluruh dokumen sudah lengkap, prosesnya bisa selesai hanya dalam waktu dua jam," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

