Tottenham vs Olympiakos, Misi Kedua Mourinho

KURANG dari sepekan setelah ditunjuk sebagai Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengusung dua misi. Yang pertama sudah tuntas tinggal misi kedua.

Tottenham vs Olympiakos, Misi Kedua Mourinho
Jose Mourinho. (net)

KURANG dari sepekan setelah ditunjuk sebagai Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengusung dua misi. Yang pertama sudah tuntas tinggal misi kedua.

Ya, misi pertama tak lain adalah mencatatkan debut manis bersama The Lilywhites. Manajer asal Portugal, itu berhasil melakukannya dengan mengantarkan Spurs menang 3-2 melawan tuan rumah West Ham United, akhir pekan lalu.

Misi kedua yang begitu penting sudah menanti Mourinho. Tottenham akan menjamu Olympiacos Piraeus dalam lanjutan fase grup Liga Champions Eropa, Rabu (27/11) dini hari WIB. Kemenangan akan memastikan langkah mereka ke fase knockout.

Jose Mourinho berambisi mencatat kisah indah di awal karirnya sebagai manajer Tottenham Hotspur. Setelah menjalani debut manis, menang 3-2 atas tuan rumah West Ham, The Special One akan memimpin Spurs menjamu klub Yunani, Olympiacos Piraeus.

Mourinho jelas menuntut performa lebih apik dari anak-asuhnya. Apalagi ada sebuah kekhawatiran terkait kinerja lini belakang Spurs.

Ketika mengalahkan West Ham, Spurs dianggap lengah setelah unggul 3-0. Mereka terpaksa kebobolan dua gol, dan bahkan nyaris dipaksa menerima hasil imbang.

 "Saya sangat senang sebelum kami kebobolan dua gol. Kami bermain dengan baik, mampu menerapkan hal-hal yang kami coba dalam sesi latihan," ucap Mourinho.

Hanya saja, Mourinho saat ini tak terlalu memandang penting pencapaian clean sheet. Melawan Olympiacos, dia hanya ingin menang tak peduli berapapun skor akhir.

“Yang paling penting adalah menang, tidak peduli bagaimana caranya. Para pemain senang dan itulah yang saya inginkan," pungkasnya.

Butuh Adaptasi

Penyerang Spurs Son Heung-min mengakui timnya masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan gaya kepelatihan Mourinho. 

Son ikut menyumbang satu gol pada menit ke-36 saat mengalahkan West Ham. Ini menjadi pembuktian kalau pemain berusia 27 tahun itu layak untuk masuk program kerja Mourinho.

“Kami harus beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Sebab, kami sudah hampir lima tahun berusaha membangun sesuatu dari bawah. Tapi, kami bisa bermain baik dan melakukan pekerjaan bagus,” ujar Son, dilansir skysport. (bsf)
 


Editor : Bsafaat