TPA Gunung Santri Masih Ditunda, Pemkab Cirebon dan Warga Capai Kesepakatan

Akhirnya warga dan Pemkab Cirebon capai kesepatan soal operasional TPA Gunung Santri yang hingga kini masih ditutup

TPA Gunung Santri Masih Ditunda, Pemkab Cirebon dan Warga Capai Kesepakatan
Wabup Cirebon Agus Kurniawan Budiman menyebut operasional TPA Gunung Santri masih ditunda. Pemkab akan lebih dulu merealisasikan komitmen kepada masyarakat sebelum TPA kembali dibuka.

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Pemerintah Desa Kepuh dan tokoh masyarakat mencapai kesepakatan terkait perpanjangan nota kesepahaman (MoU) pemanfaatan Tempat pembuangan Akhir (TPA) Gunung Santri di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal penyelesaian persoalan yang muncul setelah berakhirnya masa kerja sama pemanfaatan TPA. Namun demikian, operasional TPA Gunung Santri belum dapat kembali dibuka karena masih menunggu realisasi sejumlah komitmen yang telah disepakati bersama.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengatakan pemerintah daerah menghormati kesepakatan yang telah dicapai bersama masyarakat.

"Alhamdulillah hari ini sudah tercapai kesepakatan terkait perpanjangan MoU. Namun operasional TPA belum dibuka karena kami harus lebih dulu merealisasikan komitmen yang telah disepakati bersama masyarakat," ujar Agus, Senin (29/6/2026).

Masyarakat meminta pemerintah segera merealisasikan sejumlah komitmen, di antaranya perbaikan akses jalan menuju TPA Gunung Santri serta pemenuhan kewajiban sosial yang telah menjadi bagian dari kesepakatan.

Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan perbaikan jalan menuju lokasi TPA akan segera dilaksanakan melalui program pembangunan yang telah direncanakan pada tahun ini.

"Kami berkomitmen mempercepat perbaikan akses jalan dan memenuhi seluruh kesepakatan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat," tegas Agus.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi terwujudnya pengelolaan sampah yang lebih baik, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar TPA Gunung Santri. 


Editor : Ahmad Sayuti