Travel Hajar 'Pantat' Truk Fuso di Cipali, Lima Penumpang Meninggal

Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Minggu (3/3/2019) malam. Insiden kali ini, melibatkan kendaraan minibus jenis travel dan truk fuso.

Travel Hajar 'Pantat' Truk Fuso di Cipali, Lima Penumpang Meninggal
Para korban luka-luka kecelakaan di Jalan Tol Cipali, Minggu (3/3) malam WIB
INILAH, Purwakarta - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Minggu (3/3/2019) malam. Insiden kali ini, melibatkan kendaraan minibus jenis travel dan truk fuso.
 
Informasi yang diperoleh INILAH, travel bernomor polisi E 7027 KA yang mengangkut 14 penumpang ini, ringsek parah setelah menabrak bagian belakang kendaraan truk besar itu. Akibatnya, lima penumpangnya meninggal dunia, dan 9 lainnya luka berat.
 
Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adipratama menuturkan, insiden maut tersebut, terjadi di KM 78 Tol Cipali arah Cirebon. Lokasinya, masuk ke wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. 
 
Dari keterangan saksi, terang dia, kejadian ini berawal saat travel yang dikemudikan Hadi Kusno (43) warga Brebes, Jateng itu melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. 
 
Tiba-tiba, kendaraan tersebut hilang kendali dan kemudian menabrak bagian belakang truk besar jenis fuso dengan nomor polisi BE 9069 QC yang melaju di depannya. 
 
"Saat dievakuasi, posisi terakhir mobil travel ini mengalami ringsek dibagian depan‎," ujar Ricky kepada INILAH. 
 
Ricky membenarkan, dalam insiden tersebut lima penumpang meninggal dunia. Satu orang meninggal di lokasi, sisanya meninggal saat perjalanan ke rumah sakit.
 
Kemudian, 9 penumpang lainnya selamat dan mengalami luka berat. Seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) MH Thamrin Purwakarta.
 
Adapun para korban meninggal dunia, masing-masing atas nama Hadi Kusno (43).Hadi, tak lain merupakan sopir travel nahas tersebut. Kemudian, Istikoming (70), Muslikah (59), Muhasim (75) dan Sunargi (45). Seluruh korban meninggal ini, warga Desa Pamulihan, Larangan, Brebes, Jateng. 
 
Hasil olah TKP sementara jajarannya menyimpulkan, kecelakaan yang merenggut lima korban jiwa ini diduga akibat sang sopir mengantuk. Sehingga, kendaraan yang dikemudikannya itu hilang kendali‎. 
 
Selain itu, sang pengemudi diduga tak bisa mengantisipasi kecepatan kendaraannya, serta kurang‎ menjaga jarak dengan kendaraan lain yang ada di depannya. "Dugaan sementara, kecelakaan maut ini akibat sopir mengantuk," tambah dia.
 
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani jajarannya. Pihaknya, masih melakukan pengembangan untuk lebih memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut. 
 


Editor : inilahkoran