Triwulan III 2022, Laba bank bjb Capai Rp2,2 Triliun

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dalam paparan analyst meeting  triwulan III 2022 menjelaskan, capaian gemilang kinerja bisnis bank bjb didorong melalui penguasaan pasar yang kuat sejalan dengan semakin luasnya sektor industri yang pulih dari dampak pandemi. 

Triwulan III 2022, Laba bank bjb Capai Rp2,2 Triliun
Hingga 30 September 2022, kinerja bank bjb pada triwulan III 2022 beserta anak perusahaan mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 12% (yoy) menjadi Rp113,4 trilliun.  (syamsuddin nasoetion)

INILAHKORAN, Bandung - Kinerja bank bjb selama triwulan III 2022 mampu tumbuh positif di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan inflasi.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dalam paparan analyst meeting  triwulan III 2022 menjelaskan, capaian gemilang kinerja bisnis bank bjb didorong melalui penguasaan pasar yang kuat sejalan dengan semakin luasnya sektor industri yang pulih dari dampak pandemi. 

Hingga 30 September 2022, kinerja bank bjb pada triwulan III 2022 beserta anak perusahaan mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 12% (yoy) menjadi Rp113,4 trilliun. 

Melalui proses bisnis yang baik sehingga non performing loan (NPL) bank bjb berhasil ditekan lebih jauh pada level 1,1%, lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1,3% dengan coverage ratio yang solid pada level 148,9%.

Adapun dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp116,3 triliun didukung pertumbuhan dana murah. Dengan kinerja tersebut, tercatat total aset bank bjb tumbuh 6,9 % year on year menjadi Rp170,2 trilliun, laba Rp2,2 trilliun tumbuh 23,3% year on year. Sedangkan, setelah pajak sebesar Rp1,8 trilliun tumbuh 26,2% (yoy) secara konsolidasian.

"Di tengah kenaikan suku bunga acuan, manajemen melakukan efisiensi pengelolaan likuiditas sehingga tekanan terhadap cost of fund  dapat lebih terkendali," ucap Yuddy, Senin 31 Oktober 2022.

Untuk menggenjot pertumbuhan bisnis kedepan, bank bjb gencar melakukan sinergi melalui Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan beberapa BPD berkinerja baik dan sehat. 

“Update yang dapat kami sampaikan, Bank Bengkulu saat ini telah berproses untuk perijinan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atas setoran modal tahap pertama senilai Rp100 milliar yang telah dilakukan dan apabila berjalan dengan lancar seluruh proses akan rampung di tahun 2023. Sedangkan, untuk Bank Sultra saat ini kami telah menandatangani LoI (letter of intent) pada akhir September tahun 2022 lalu,” jelas Yuddy seraya menyebutkan tidak menutup kemungkinan untuk dapat menjalin sinergi dengan BPD lainnya.

Selain itu, bank bjb pun berencana untuk melakukan aksi korporasi penguatan permodalan khususnya Tier-1 baik melalui penerbitan saham baru maupun surat utang perpetual yang dapat dikategorikan sebagai Tier-1 untuk mengimbangi rencana bisnis perseroan.

“Berbagai terobosan yang kami lakukan merupakan perwujudan komitmen kami untuk senantiasa memperbaiki kualitas dan kinerja untuk mememperkuat eksistensi kami di dunia perbankan,” tegas Yuddy.***


Editor : Doni Ramdhani