Triwulan III 2024, Daop 2 Bandung Berangkatkan 3,5 Juta Penumpang dengan Ketepatan Waktu 99,79 Persen

Daop 2 Bandung mencatat peningkatan volume angkutan penumpang hingga triwulan III 2024 ini. Pada Januari-September, sebanyak 3.529.663 penumpang terlayani.

Triwulan III 2024, Daop 2 Bandung Berangkatkan 3,5 Juta Penumpang dengan Ketepatan Waktu 99,79 Persen
Executive Vice President Daop 2 Bandung Takdir Santoso mengatakan, penumpang yang terlayani hingga triwulan III 2024 sebanyak itu terdiri dari 2.727.721 penumpang KA jarak jauh dan 801.942 penumpang KA lokal. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Daop 2 Bandung mencatat peningkatan volume angkutan penumpang hingga triwulan III 2024 ini. Pada Januari-September, sebanyak 3.529.663 penumpang terlayani.

Executive Vice President Daop 2 Bandung Takdir Santoso mengatakan, penumpang yang terlayani hingga triwulan III 2024 sebanyak itu terdiri dari 2.727.721 penumpang KA jarak jauh dan 801.942 penumpang KA lokal. 

"Daop 2 Bandung berhasil melayani penumpang KA jarak jauh dan lokal sebanyak 3.529.663 penumpang itu meningkat 3% dibandingkan periode yang sama pada 2023 yaitu sebanyak 3.424.618 penumpang," kata Takdir, Selasa 8 Oktober 2024.

Dia menuturkan, peningkatan volume penumpang hingga triwulan III 2024 itu juga didukung perbaikan performa ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan KA di Daop 2 Bandung. 

Pada periode tersebut, Takdir menyebutkan tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,79% meningkat dari 99,67% dibanding periode yang sama pada 2023. 

Sementara itu, tingkat ketepatan waktu kedatangan pada periode Januari sampai dengan September 2024 tercatat 98,18% meningkat dibanding pada Agustus 2023 yakni 90,64%.
                                                              
Takdir menambahkan, perbaikan performa ketepatan waktu ini dicapai berkat peningkatan mutu kinerja operasional. Termasuk perawatan sarana dan prasarana yang lebih baik.

Ketepatan waktu itu diakuinya merupakan keunggulan utama transportasi KA yang menjadikannya pilihan favorit masyarakat karena bebas dari kemacetan.


Editor : Doni Ramdhani