Turis Domestik Ramai-ramai ke Badui untuk Berburu Durian Lokal

Musim durian di kampung Badui sedang terjadi. Tak heran, wisatawan dari berbagai daerah di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat memadati permukiman pedalaman itu.

Turis Domestik Ramai-ramai ke Badui untuk Berburu Durian Lokal
Selain menikmati panorama alam para wisatawan domestik itu pun membeli buah durian Badui yang memiliki keunggulan legit, beraroma, manis, dan buahnya tebal. (antara)

INILAHKORAN.ID - Saat ini, musim durian di kampung Badui sedang terjadi. Untuk itu, wisatawan dari berbagai daerah di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat memadati permukiman masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak Banten itu sambil berburu buah durian.

‎Sekretaris Desa Kanekes Medi mengatakan, jumlah wisatawan yang bersilaturahmi dengan masyarakat Badui hingga ribuan orang pada Selasa-Rabu (25-6/8/2026). Angkanya mencapai 2.700 orang.

Menurutnya, selain menikmati panorama alam para wisatawan domestik itu pun membeli buah durian Badui yang memiliki keunggulan legit, beraroma, manis, dan buahnya tebal.

‎‎‎"Kami merasa bersyukur adanya pengunjung saba budaya itu dipastikan membawa dampak positif bagi masyarakat Badui, terlebih pendapatan ekonomi cenderung meningkat seiring panen durian," kata Medi dikutip dari Antara, Kamis (27/8/2026).

‎Sementara itu, Sandra (17) warga Tangerang bersama rombongan komunitas mengunjungi saba budaya Badui untuk melihat kehidupan masyarakat adat, juga membeli durian dengan harga Rp30 ribu sampai Rp100 ribu per butir.

‎Dia mengatakan, kehidupan masyarakat Badui luar biasa dengan kesederhanaan mampu menjaga alam, sehingga memberikan pelajaran bagi masyarakat untuk mencintai alam agar tidak rusak.


Editor : Doni Ramdhani