Tzuyu TWICE Diincar Industri Hiburan Tiongkok Usai Dikabarkan akan Keluar dari JYP

Industri hiburan Tiongkok kini mengincan Tzuyu TWICE untuk promosi di negara mereka.

Tzuyu TWICE Diincar Industri Hiburan Tiongkok Usai Dikabarkan akan Keluar dari JYP
Tzuyu TWICE.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini status Tzuyu TWICE di agensi JYP Entertainment belum ada kejelasan lebih lanjut apakah dia memperpanjang atau mengakhiri kontraknya.

Tzuyu TWICE yang kontraknya dengan JYP Entertainment akan berakhir pada akhir tahun ini, dilaporkan telah didekati oleh tokoh-tokoh industri hiburan Tiongkok dengan tawaran untuk berkarya di Tiongkok sebagai imbalan atas dukungan publiknya terhadap prinsip "Satu Tiongkok".

Pada hari Senin, 31 Agustus 2026, media Taiwan Mirror Media melaporkan bahwa Zhao Shaowei, seorang tokoh penting di industri hiburan yang dikenal karena membantu para selebriti termasuk Jay Chou sukses mengembangkan karier mereka di Tiongkok, baru-baru ini menghubungi keluarga Tzuyu TWICE.

Menurut laporan tersebut, Zhao membahas kemungkinan Tzuyu TWICE memasuki pasar hiburan Tiongkok setelah kontraknya dengan JYP Entertainment berakhir, alih-alih memperbarui kontrak dengan agensi tersebut. 

Perwakilan industri Tiongkok dilaporkan menawarkan persyaratan menarik kepada keluarga Tzuyu TWICE, menjanjikan akses ke stasiun televisi besar dan konser berskala besar jika penyanyi tersebut secara terbuka menyatakan posisi seperti "Hanya ada satu Tiongkok" atau "Orang Taiwan adalah orang Tiongkok."

Namun, Zhao mengklarifikasi bahwa belum ada perjanjian kerja sama resmi yang ditandatangani dengan Tzuyu TWICE

“Belum ada perjanjian kerja sama formal, dan Tzuyu serta JYP Entertainment saat ini sedang membahas apakah akan memperbarui kontrak mereka, jadi diskusi terkait ditunda untuk sementara waktu,” katanya.

“Belum ada keputusan yang diambil.” Ketika ditanya apakah faktor politik terlibat dalam kontaknya dengan keluarga Tzuyu TWICE, Zhao membantahnya.

Kabarnya, ini bukan kali pertama Zhao menghubungi keluarga Tzuyu TWICE. Pada September tahun lalu, ketika Tzuyu masih memiliki sisa kontrak sekitar satu tahun, Zhao dilaporkan telah berbicara dengan ibunya tentang kemungkinan Tzuyu mengejar aktivitas di masa depan di Tiongkok.

Tzuyu TWICE sebelumnya terlibat kontroversi di Tiongkok pada tahun 2015 setelah tampil di sebuah program televisi Korea dan memegang bendera Taiwan. 

Dia kemudian dituduh oleh sebagian penonton Tiongkok mendukung kemerdekaan Taiwan di China.

Tahun berikutnya, menjelang pemilihan presiden Taiwan, Tzuyu TWICE muncul dalam video permintaan maaf mengenakan pakaian hitam dan menyatakan bahwa "China adalah satu."***


Editor : Irma Nurfajri