UIN SGD Bandung Gelar PPM JT di Pangandaran Jabar
UIN SGD menggelar elakukan workshop evaluasi praktik profesi mahasiswa dan Job Training di Aula lantai 4 Krishna Beach Hotel Pangandaran
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Seluruh pimpinan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan di Universits Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, Fakultas Dakwah dan Komunikasi jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam melakukan workshop evaluasi praktik profesi mahasiswa (PPM) dan Job Training (JT) di Aula lantai 4 Krishna Beach Hotel, Pangandaran, Jawa Barat, Jumat 5 November 2021.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dekan FDK, Ahmad Sarbini. Dia menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan akademik yang sangat penting karena dilaksanakan lima tahun sekali. Workshop ini juga, katanya, dapat dijadikan sebagai perbandingan dan pengamatan kegiatan PPM dan JT pada kondisi normal serta pandemi.
"Workshop ini bukan hanya sebagai proses evaluasi. Tapi, menjadi sarana kritik dan autokritik bagi perbaikan sistem maupun pola PPM dan JT ke depannya," kata Ahmad Sarbini, berdasarkan rilis yang diterima.
Ada tiga hal dalam kegiatan tersebut yang ditekankan, seperti ketepatan metodologi, relevansi, dan kontribusi kegiatan PPM dan JT. Menurutnya, sudah waktunya mengkritisi sejauh mana kontribusi PPM dan JT bagi peningkatan kemampuan, keterampilan, dan kompetensi mahasiswa dari setiap prodinya masing-masing.
"Ini bukan hanya rutinitas akademik tahunan tanpa makna, melainkan lebih dari itu. Kami berharap terbentuk sarjana-sarjana profesional yang lahir sesuai dengan kapasitas keilmuan prodi-prodi di FDK UIN Bandung dan siap berikan kontribusi di dunia kerja juga tengah-tengah masyarakat," katanya.
Tak hanya harapkan dapat mencetak sarjana terbaik, Ahmad Sarbini pun berharap kepada para dosen untuk dapat membawa pikiran cerdas dan jernih terkait perbaikan mutu penyelenggaraan PPM dan JT. Setelah workshop ini, dia pun menyebut akan ditindaklanjuti dalam agenda rapat pimpinan FDK sehingga terwujud panduan ideal PPM dan JT terbaru bagi mahasiswa yang relevan, kuat, dan berdampak pada peningkatan mutu kompetensi mahasiswa melalui PJM-JT.
Masing-masing ketua jurusan di FDK menyampaikan laporan pelaksanaan PPM dan JT, serta mencatat berbagai masukan dari dosen pembimbing sebagai bahan perbaikan pelaksanaan PPM-JT di tahun berikutnya, seperti yang dilakukan Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, H Aang Ridwan.
"Seluruh mahasiswa ternyata dapat mengikuti kegiatan dengan baik, meski ada beberapa kendala yang harus diantisipasi agar tak berulang di kegiatan PPM selanjutnya," ucapnya.*** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran

