UKM Komite, Sarana Pengembangan Mahasiswa Peksos
Keberadaan UKM Komite STKS Bandung ini untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan tentang terapi yang berkaitan dengan praktik pekerjaan sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Keberadaan UKM Komite STKS Bandung ini untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan tentang terapi yang berkaitan dengan praktik pekerjaan sosial.
Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Mahasiswa Terapi (Komite). UKM ini untuk memberikan keterampilan kepada anggota-anggotanya di bidang pengembangan diri.
Misalnya, keterampilan komunikasi, keterampilan membangun dan menjalin relasi, keterampilan berbicara di depan publik (public speaking), dan berbagai keterampilan lainnya yang sangat menunjang implementasi praktik terapi di dalam pekerjaan sosial.
Ketua UKM Komite STKS Bandung Isnaini Safitri mengatakan, UKM Komite didirikan dengan maksud untuk melahirkan calon-calon terapis dan pekerja sosial profesional yang memiliki keterampilan dan keahlian.
Selain itu, agar mahasiswa STKS Bandung memiliki pengetahuan teori yang mumpuni, serta menjunjung tinggi nilai-nilai, prinsip-prinsip dasar profesi pekerja sosial dalam hal terapi sebagai praktik pekerjaan sosial.
"Intinya, UKM Komite ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya mahasiswa (SDM) STKS Bandung dalam ranah pekerjaan sosial klinis khususnya bidang terapi psikososial," kata Isnaini.
Isnaini menambahkan, kegiatan ini sangat membantu dalam profesi pekerja sosial. Selain membantu meningkatkan eksistensi profesi pekerja sosial, Komite juga membantu untuk melahirkan calon-calon pekerja sosial yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam bidang terapi.
"Terapi ini kan sangat diperlukan dalam membantu klien," tambahnya. Dia berharap, profesi pekerja sosial ke depannya bisa cepat diakui oleh negara Indonesia secara hukum, jangan mau kalah sama negara lain. Selain itu, semoga profesi pekerja sosial segera dikenal oleh masyarakat Indonesia secara luas.
"Semoga UKM Komite bisa memberikan manfaat dan dampak positif yang besar bagi profesi, kampus, dan para anggota yang mengikutinya," tambahnya. (Antara)
Editor : suroprapanca

