Unit Robotika ITB Raih 3 Gelar Juara di Ajang KRI Nasional 2019

Unit Robotika Institut Teknologi Bandung (URO-ITB) kembali menorehkan prestasi pada ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional. Acara digelar di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang.

Unit Robotika ITB Raih 3 Gelar Juara di Ajang KRI Nasional 2019
istimewa

INILAH, Bandung - Unit Robotika Institut Teknologi Bandung (URO-ITB) kembali menorehkan prestasi pada ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional. Acara digelar di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang.
 
Pada ajang ini, KRI Nasional 2019 mempertandingkan para juara dari masing-masing regional untuk memenangkan gelar juara nasional. 

Ada 6 divisi lomba diperebutkan dalam KRI tahun ini, yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, dan Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI).

Pada ajang ini, URO-ITB berhasil memenangkan 3 gelar dari 2 jenis perlombaan, yaitu KRAI dan KRSTI. Pada ajang KRAI, URO-ITB berhasil merebut gelar Juara 1 dan Strategi Terbaik, serta mengalahkan universitas lain seperti UNY, ITS, dan Universitas Islam Sultan Agung. Pada ajang KRSTI, ITB juga berhasil memperoleh gelar Juara Harapan.

Ketua Tim KRAI ITB Angga mengatakan, tema dari KRAI berbeda tiap tahunnya. Pada tahun ini, tema yang menjadi fokus perlombaan KRAI adalah “Sang URTUU Agung Menyebarkan Pengatahuan”, yang selaras dengan tema dari perlombaan ABU Robocon 2019, yaitu “GREAT URTUU: Sharing the Knowledge”. 

“Temanya tahun ini diambil dari kebudayaan Mongolia, yaitu sebagai perwujudan pengirim pesan dan bentuknya ada dua robot,” ucap Angga. 

Sesuai dengan tema ini kata Angga, tiap tim harus membuat dua robot yang saling berfungsi sebagai messenger atau penyampai pesan, yaitu Messenger Robot 1 (MR1) yang bisa berbentuk semi-otomatis atau sepenuhnya otomatis dan Messenger Robot 2 (MR2) yang memiliki 4 buah kaki seperti kuda serta tidak diperkenankan menggunakan roda. 

Dalam menyampaikan pesan dari satu robot ke robot yang lainnya, tiap robot harus melalui beberapa zona, seperti zona pelemparan, zona landing, zona gobi, zona gunung, dan zona khangai. Pada tiap zona, terdapat beberapa rintangan yang harus dilalui oleh robot di antaranya rintangan hutan, jembatan, sand dune, dan lain-lain. 

Pemenang dari lomba ini ditentukan ketika robot MR1 berhasil melalui zona khangai dan melempar shagai dari zona pelemparan ke zona landing, serta robot MR2 berhasil mencapai puncak dari zona gunung.

Sebagai tahapan persiapan menghadapi tantangan pada lomba ini, Tim KRAI ITB melakukan banyak kegiatan-kegiatan yang menunjang pengembangan robot. 

“Kami melakukan riset selama hampir 1 semester untuk persiapan lomba ini. Kami melakukan riset serta membaca tentang berbagai mekanisme dan robot yang akan ditandingkan,” tambahnya. (Okky Adiana)


Editor : Doni Ramdhani