Update Korban KM Virgo Transport 8: 160 Ditemukan, Kondisi Jasad Masih Utuh

Basarnas rilis update korban KM Virgo Transport 8 hari ke-13. Sebanyak 160 orang ditemukan, simak penjelasan kondisi jasad jenazah yang dievakuasi di sini.

Update Korban KM Virgo Transport 8: 160 Ditemukan, Kondisi Jasad Masih Utuh
Update Korban KM Virgo Transport 8: 160 Ditemukan, Kondisi Jasad Masih Utuh

INILAHKORAN.ID - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa telah memasuki hari ke-13 pada Jumat malam 25 September 2026.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) merilis pembaruan data terkait jumlah korban serta kondisi jenazah yang berhasil dievakuasi dari dalam bangkai kapal.

​Hingga Jumat pukul 22.00 WITA, Tim SAR gabungan mengonfirmasi total 160 korban telah berhasil ditemukan dari total 243 orang yang terdaftar dalam manifes kapal. Rinciannya, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, 52 orang meninggal dunia, dan 83 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

​Kondisi Jasad Korban: Kerusakan Alami tapi Tetap Utuh

​Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, membeberkan kondisi fisik para korban meninggal dunia yang dievakuasi dari dasar laut.

Menurutnya, meski sudah mulai mengalami pembusukan dan kerusakan alami akibat terendam air, kondisi jasad korban secara anatomis masih dalam keadaan utuh.

​"Semua korban yang kita evakuasi sampai dengan hari ini semuanya masih utuh. Memang ada perubahan-perubahan, pasti, rusak itu pasti, tapi secara anatomis tubuh, itu masih utuh," tegas Putu dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

​Tantangan Penyelam: Risiko Bakteri dan Kehati-hatian Ekstra

​Proses pengangkatan jenazah dari dalam bangkai kapal diakui menghadirkan tantangan berat bagi tim penyelam. Pembusukan jasad yang memicu timbulnya bakteri menjadi salah satu risiko kesehatan dan keselamatan yang harus dihadapi personel di bawah air.

​Selain faktor medis, tim penyelam juga dituntut ekstra hati-hati dalam memindahkan jenazah agar kondisi tubuh korban tidak mengalami kerusakan saat diangkat ke permukaan.

​"Memang yang sekarang ini jasad korbannya sudah mulai tidak baik. Nah, ini perlu kehati-hatian. Inilah tantangan yang kita hadapi juga di lokasi. Kita inginkannya korban itu utuh saat dievakuasi," ungkap Putu.


Editor : Firda Rachmawati