Usai Kematian Anak Harimau, Gubernur Jabar akan Ambil Alih Kebun Binatang Bandung
Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihak Pemprov Jabar akan mulai mengelola Kebun Binatang Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebelumnya dua anak Harimau Benggala di Bandung Zoo dikabarkan mati usai terkena virus FPV.
Dua anak Harimau berusia delapan bulan yang diberi nama Haru dan Hara itu mati pada hari Selasa, 24 Maret dan Kamis, 26 Maret 2026.
Setelah melakukan pemeriksaan kedua anak harimau itu dinyatakan positif terkan Feline Panleukopenia Virus (FPV).
Dan hari ini, Senin, 30 Maret 2026, Gibernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan pihak Pemerintah Provinsi (Pempeov) Jabar akan segera mengambil alih Kebun Binatang Bandung.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, hari ini, Senin, 30 Maret 2026, Gubernur Jabar itu meminta Sekertaris Daerah (Sekda) untuk mulai mendata jumlah pegawai hingga hewan di Bandung Zoo.
Dedi Mulyadi meminta agar pihaknya mulai besok (Selasa, 31 Maret 2026) langsung mengirim pakan untuk semua hewan yang ada di Bandung Zoo.
Tidak hanya itu dia juga meminta agar dokter hewan segera dikirim ke Kebun Binatang Bandung untuk memeriksa semua kesehatan hewan di sana.
"Telepon dokter hewan, suruh ke kebon binatang, cek jumlah pegawainya, kemudian berapa kebutuhan pakannya dalam setiap hari, selesaikan," tegas Dedi Mulyadi.
Dia melanjutkan, "mulai besok kita sudah kirim daging dan sejenisnya, untuk makan, ga boleh lagi ada yang mati kelaparan."
Gubernur menyatakan bahwa pegawai dan hewan yang ada di Kebun Binatang Bandunh harus segera diselamatkan agar tidak ada lagi hewan yang mati.***
Editor : Irma Nurfajri

