Usai Sungai Cimeta di KBB Viral Berwarna Merah Darah, Polsek Padalarang Panggil 3 Saksi
Usai viral di media sosial Sungai Cimeta KBB berwarna merah darah, Polsek Padalarang panggil 3 saksi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Pasalnya, pihak kepolisian dari Polsek Padalarang telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang mengetahui penyebab Sungai Cimeta di KBB itu berwarna merah darah.
Seperti diberitakan sebelumnya, aliran Sungai Cimeta yang mengalir ke kawasan Desa Tagogapu dan Campakamekar, Kecamatan Padalarang, KBB, mendadak berubah menjadi merah darah.
Perubahan warna tersebut terjadi sejak pagi hingga menjelang sore yang membuat masyarakat di sekitar bantaran sungai panik.
Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan mengatakan, pihaknya pun telah mengamankan sampel karung berisi zat pewarna yang diduga menjadi penyebab air sungai berwarna merah darah juga sudah diamankan.
"Ada tiga saksi yang kami sudah mintai keterangan dan satu karung plastik berisi zat kimia pewarna sudah dibawa ke Polsek," katanya kepada wartawan.
Terkait dari mana karung-karung tersebut, ia menyebut, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar terkait asal usul karung-karung tersebut.
"Hal itu dilakukan karena di sekitar Desa Tagogapu dan Cempakamekar tidak terdapat pabrik tekstil," sebutnya.
Ia menuturkan, dari hasil penyelidikan di lapangan ternyata karung-karung yang berisi zat warna merah yang mencemari sungai Cimeta itu sudah lebih dari setahun berada di pinggir sungai tersebut.
Kemudian, sambung dia, ada warga yang menjadikan karung itu sebagai tanggul untuk menahan luapan air.
"Tadinya karung itu buat tanggul air penahan supaya tidak banjir ketika hujan besar. Namun orang itu sepertinya tidak mengira bahwa karung tersebut berisi zat pewarna, yang kena air langsung mencair hingga memerahkan sungai Cimeta," tuturnya.
Kendati demikian, sambung dia, pihaknya juga belum bisa memastikan zat kimia yang menyebabkan air menjadi berwarna merah tersebut karena masih dilakukan penelitian.
"Kandungan zat pewarnanya masih diuji, yang jelas perubahan warnanya hanya kemarin saja, sekarang air sungai Cimeta sudah kembali normal," pungkasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

