Usai Tuduh Mencuri Pakaian, Desainer Ini Sebut Bukan Salah Jisoo BLACKPINK 

Usai tuduh Jisoo BLACKPINK mencuri pakaiannya, desainer ini klarifikasi sebut sang idola tidak bersalah.

Usai Tuduh Mencuri Pakaian, Desainer Ini Sebut Bukan Salah Jisoo BLACKPINK 
Jisoo BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru seorang desainer menuduh Jisoo BLACKPINK mencuri pakaiannya setelah lebih dari 6 bulan tidak dikembalikan.

Kini, desainer Benjamin Bortmans, pendiri merek fesyen Judassime, memposting pernyataan panjang di media sosial yang dimulai dengan kata-kata, "Terima kasih atas pengertian Anda terhadap situasi ini."

Dalam pernyataan tersebut, sang desainer mengatakan, “Saya ingin mengklarifikasi secara publik situasi terkait Jisoo dan perusahaannya, BLISSOO.” 

desainer itu menambahkan bahwa dia bertanggung jawab atas cara dia awalnya mengangkat isu tersebut ke publik.

Dia melanjutkan dengan menegaskan, “pertama-tama, baik Jisoo maupun BLISSOO tidak pernah mencuri, menangani, mengirim, atau menyimpan sendiri pakaian apa pun.” 

Dia juga menekankan, “Sama sekali bukan niat saya untuk menuduhnya secara langsung melakukan hal tersebut.”

Benjamin Bortmans menjelaskan bahwa pakaian-pakaian tersebut awalnya dikirim dari Paris ke Korea untuk pemotretan terkait Jisoo BLACKPINK yang dijadwalkan berlangsung Desember lalu. 

Namun, menurutnya, pemotretan tersebut ditunda beberapa kali, dan berbulan-bulan berlalu tanpa pakaian-pakaian tersebut dikembalikan atau komunikasi yang jelas diberikan.

Terlepas dari kekecewaan sebelumnya, sang desainer menyatakan bahwa dia kini telah menerima konfirmasi bahwa pakaian-pakaian tersebut akan dikembalikan.

Dia menjelaskan, “faktur yang saya kirimkan ke tim hanya akan tetap belum dibayar jika pakaian tersebut tidak dikembalikan.” 

“Saya sekarang telah menerima konfirmasi bahwa pakaian tersebut memang akan dikembalikan," tambahnya.

Sang desainer juga mengakui bahwa insiden tersebut berdampak besar pada mereknya.

“Pakaian-pakaian ini sangat berharga baik secara emosional maupun finansial. Penundaan yang lama dan kurangnya komunikasi yang jelas tidak hanya memengaruhi pekerjaan saya tetapi juga peluang di masa depan.”

Dia meminta publik untuk memisahkan sang artis dari masalah komunikasi yang melingkupi situasi tersebut, sambil juga mengakui bahwa insiden itu benar-benar telah memengaruhi bisnis dan karya kreatifnya.

Sebelumnya, Benjamin Bortmans secara terbuka mengklaim bahwa pihak Jisoo BLACKPINK gagal mengembalikan pakaian yang dipinjam. 

DIa menyatakan bahwa bahkan setelah mengirimkan kontrak dan faktur serta mencoba menempuh jalur hukum, dia tidak menerima tanggapan apa pun. 

Saat itu, dia secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya, dengan mengatakan dia berharap “seseorang dari tim itu akan sadar dan mengirimkan barang-barang saya kembali.”

Namun, setelah nama Jisoo BLACKPINK secara langsung dikaitkan dengan kontroversi tersebut, masalah ini dengan cepat meningkat di dunia maya. 

Seiring meningkatnya kritik terhadap penyanyi tersebut, sang desainer kemudian mengunggah video tambahan yang mengklarifikasi bahwa dia tidak pernah bermaksud menyerang Jisoo secara pribadi.

Menurut penjelasannya, dia menyebut nama Jisoo BLACKPINK hanya karena dia mencoba mendapatkan respons dari agensi penata gaya yang berafiliasi dengan majalah yang terlibat dalam pemotretan tersebut. 

Dia juga mendesak orang-orang untuk berhenti meninggalkan komentar kebencian yang berlebihan yang ditujukan kepada Jisoo BLACKPINK.***


Editor : Irma Nurfajri