Uu Disebut 'Ban Serep', Emil: Silakan Menilai Kami Apa Adanya
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ogah menanggapi istilah 'ban serep' yang dialamatkan kepada Wakil Gubernur Uu Ruzahnul Ulum. Kendati demikian, dia mempersilakan masyarkat untuk menilai sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ogah menanggapi istilah 'ban serep' yang dialamatkan kepada Wakil Gubernur Uu Ruzahnul Ulum. Kendati demikian, dia mempersilakan masyarkat untuk menilai sendiri.
"Saya gak ada tanggapan. Silakan menilai kami apa adanya. Kami serahkan kepada masyarakat," ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (10/9/10).
Emil sampaikan, rakyat memang memiliki hak untuk memberi penilaian kepada kepala daerah maupun wakilnya secara maksimal. Pihaknya hanya akan mencoba bebenah bilamana ada kebijakan maupun program yang dianggap minor.
"Jadi kalau mau menjuluki apa saja menilai kami baik buruk kami persilakan," ucapnya.
Terlebih, lanjut dia, saat ini baru di tahun pertama menjabat Gubernur-Wakil Gubernur. Tentu saja hanya sebatas mengupayakan pondasi Jabar kokoh hingga lima tahun ke depan.
"Kalau kurang kami perbaiki namanya juga tahun pertama membangun fondasi. Kalau sudah baik kami akselerasi di tahun kedua," katanya.
Secara aturan, menurut Emil, Wakil Gubernur memang memberikan fungsi tugas pada saat kondisi kepada daerah tidak berfungsi. Dengan begitu dia meminta jangan sampai anggapan terkait porsi tugas Gubenur dan Wagub dibesar-besarkan
"Kamu tahu di Sulawesi? Itu contoh kalau wakilnya mengerjakan tugas di luar peraturan perundang-undangan seolah berbentuk pembagian kekuasaan itu kan melanggar aturan. Saya tidak berharap itu terjadi," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : Bsafaat

