Viral Turis Malaysia Dituduh Tak Bayar, Resto Pagi Sore Klarifikasi Minta Maaf
Rombongan turis Malaysia dituduh tidak bayar makan, Resto Pagi Sore kena boikot.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Jagat media sosial X (sebelumnya Twitter) tengah dihebohkan oleh pemaparan sebuah insiden yang menimpa rombongan pelancong asal Malaysia saat menyantap kuliner di Restoran Padang ternama, Pagi Sore.
Isu ini mendadak viral setelah muncul narasi salah paham yang menyebut para turis tersebut pergi begitu saja tanpa menyelesaikan pembayaran.
Sempat memicu seruan negatif dari netizen, pihak manajemen Pagi Sore akhirnya secara resmi menyampaikan permohonan maaf dan meluruskan bahwa insiden tersebut murni merupakan miskomunikasi internal.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Makan Siang
Berdasarkan runtutan data yang dibagikan oleh akun X @ainmyunus, peristiwa ini bermula pada Rabu, 13 Mei 2026.
Rombongan turis Malaysia yang terdiri dari 6 orang singgah di salah satu cabang Resto Pagi Sore sekitar pukul 11:00 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh menuju Bandung.
Mereka memesan sekitar 9 macam lauk dengan total tagihan mencapai Rp907.500.
Pihak turis menegaskan bahwa mereka telah menyelesaikan pembayaran di kasir menggunakan mekanisme transfer bank/kartu sebelum meninggalkan lokasi.
Tiga Hari Kemudian: Dituduh viral "Makan Gratis"
Masalah mulai meruncing tiga hari pasca-kunjungan tersebut, tepatnya pada Sabtu, 16 Mei 2026. Sang tour guide (pemandu wisata) menghubungi rombongan turis ini dan mengabarkan kabar mengejutkan.
Pihak pemandu menyebut bahwa foto kendaraan dan rombongan mereka sempat hendak diviralkan dengan tuduhan miring telah melakukan hit and run alias makan tanpa membayar.
Mendengar tuduhan sepihak itu, rombongan pelancong langsung diminta untuk mencari kembali bukti fisik transaksi mereka. Beruntung, selain sempat mengobrak-abrik tas untuk menemukan resi cetak fisik, mereka juga mengantongi nota digital yang valid berkat transaksi via transfer non-tunai. Bukti mutlak itulah yang kemudian dikirimkan kembali kepada agensi travel untuk diserahkan ke pihak resto.
Pihak Pagi Sore Akui Miskomunikasi dan Minta Maaf
Setelah bukti transferan digital yang sah ditunjukkan, pihak manajemen Resto Pagi Sore langsung menyadari adanya kekeliruan pencatatan di sistem internal mereka.
Pihak restoran segera melayangkan klarifikasi resmi dan meminta maaf secara langsung kepada rombongan turis Malaysia tersebut. Mereka mengakui bahwa insiden tersebut murni disebabkan oleh miskomunikasi antarpetugas kasir dan bukan karena kesengajaan dari pihak konsumen.
Respons Netizen dan Edukasi Traveling
Meski masalah telah selesai secara kekeluargaan, utas tersebut terlanjur menarik atensi luas dari netizen antarnegara, bahkan memicu sentimen seruan boikot sesaat sebelum klarifikasi diturunkan. Akun komunitas luar negeri seperti @localrkyt turut menyebarkan imbauan penting bagi para pelancong asing yang sedang berlibur.
"Awareness untuk siapa yang pergi travel luar negara. Simpan resit," tulis akun tersebut mengingatkan pentingnya menyimpan bukti pembayaran fisik maupun digital guna menghindari tuduhan serupa di kemudian hari.
Editor : Firda Rachmawati


