Viral Video Syur Guru dan Siswi, Buya Yahya Singgung Soal Kehati-hatian Saat Beri Sex Education Pada Anak
Di tengah kekhawatiran tersebut, Buya Yahya sempat menyinggung soal pentingnya memberikan penegasan sex education pada anak dalam isi ceramahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan beredarnya video syur yang melibatkan guru dan siswi di salah satu sekolah di Gorontalo, Sulawesi Selatan.
Video syur guru dan siswi di Gorontalo tak sedikit membuat pihak orang tua khawatir soal pergaulan anak-anaknya.
Di tengah kekhawatiran tersebut, Buya Yahya sempat menyinggung soal pentingnya memberikan penegasan sex education pada anak dalam isi ceramahnya.
bandar slot oyo288 mulia288 slot gacor slot thailand slot terbaru ovo88 https://lineslot88login.com/
Buya Yahya mengatakan orang tua sebaiknya lebih berhati-hati saat memberikan ajaran tentang pentingnya sex education kepada anak-anaknya.
Menurut Buya Yahya, sex education dapat disalahartikan oleh anak hingga menyebabkan anak tersebut melakukan perbuatan tak terpuji.
"Ada ide untuk mengajari anak-anak pendidikan seks tetapi kurang tepat," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya memberikan contoh tentang kesalahan dalam memberikan pendidikan seks kepada anak, seperti menampilkan tindakan asusila.
Menurutnya, pendekatan ini justru dapat memicu rasa ingin tahu dan keinginan anak terhadap perilaku negatif tersebut.
"Jadi mendidik seks untuk anak-anak tidak harus mereka kita beri gambaran alat dan sebagainya, proses itu semuanya tetapi itu alami," jelasnya.
Sebagai pengasuh LPD Al Bahjah di Cirebon, ia menekankan pentingnya mengajarkan rasa malu kepada anak. Pendekatan ini sangat berbeda dari cara orang tua dalam menyampaikan pendidikan seks.
"Akan tapi pendidikan seks untuk anak-anak justru dibalik bukan di saat harus dibuka tetapi mengajarkan rasa malu," terangnya.
Ia juga menekankan bahwa rasa malu yang diajarkan harus dapat menumbuhkan ketakutan kepada Allah SWT. Buya Yahya berpendapat bahwa perasaan ini akan mendorong anak untuk menjauhi larangan dari Allah SWT.
Buya Yahya menambahkan bahwa dengan cara ini, anak-anak akan terhindar dari perilaku asusila, seperti yang terjadi dalam kasus guru dan murid di Gorontalo.
Buya Yahya meyakinkan bahwa anak-anak yang diajari tentang ketakutan akan adzab dari Allah SWT akan cenderung mencari perlindungan dan menjauhi perbuatan asusila, terutama dalam menghindari tindakan tak senonoh dengan orang yang bukan mahram atau pasangan orang lain.
Editor : Bsafaat
