Visi KBB AKUR Sejalan dengan Penguatan Pendidikan Karakter
Penguatan Pendidikan Karakter merupakan tugas para guru dalam menyiapkan siswa yang andal, kelak mereka akan pemimpin bangsa di masa depan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Ngamprah - Penguatan Pendidikan Karakter yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat sejalan dengan Visi Bandung Barat AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul, dan Religius), sehingga seluruh satuan pendidikan di kabupaten ini harus mendorong keterlaksanaan pendidikan karakter.
“Setiap sekolah harus terus melaksanakan Penguatan Pendidikan Karakter karena memiliki kesejalanan dengan visi AKUR,” ungkap Bupati Bandung Barat Aa Sutisna Umbara saat pembukaan Sosialisasi Pendidikan Karakter Jenjang SMP yang dilaksanakan di Villa Lemon, Lembang, seperti dikutip dari laman resmi Disdik KBB, Sabtu (7/3/2020).
Pada kesempatan itu disampaikan pula bahwa tugas para guru adalah membangun dan menyiapkan siswa agar menjadi generasi mendatang yang andal sehingga mereka dimungkinkan untuk dapat menjadi pemimpin bangsa.
Bisa jadi, para guru yang saat ini hadir adalah sosok yang berhadapan dengan para calon bupati, anggota dewan, atau unsur pimpinan lainnya. Karena itu, seluruh guru harus membangun kebersamaan untuk melahirkan sumber daya manusia andal calon pemimpin masa depan Kabupaten Bandung Barat.
“Mari kita bersama membangun Bandung Barat untuk lebih maju lagi,” ajak Bupati yang diamini oleh 130 peserta kegiatan.
Di samping itu, Kepala Dinas Pendidikan Imam Santoso mengungkapkan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini merupakan upaya yang dilakukannya untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengimplementasikan PPK.
Dengan demikian, seluruh guru yang menjadi peserta sosialisasi dapat memiliki pemahaman komprehensif terkait dengan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter, sehingga dapat diterapkan di sekolahnya masing-masing.
Dirinya sangat optimis dengan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di Kabupaten Bandung Barat karena mulai kepala sekolah sampai dengan guru sudah cukup memahami bahwa bekal karakter yang dimiliki siswa akan menjadi modal utama mereka dalam kehidupan masa depan.
Kepemilikan karakter yang baik merupakan sisi dominan dalam keberhasilan seseorang, sehingga siswa di Kabupaten Bandung Barat harus didorong untuk mampu mengimplementasikan dalam kehidupannya.
“Kepemilikan karakter yang baik merupakan modal dominan dalam kehidupan seseorang, sehingga kita memiliki kewajiban untuk membekali mereka,” tutur Imam Santoso.
Berkenaan dengan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Karakter ini, Kasi Kurikulum SMP Disdik KBB Samid Rusmana mengungkapkan bahwa kegiatan yang diselenggarakannya merupakan respons atas adanya visi AKUR karena memiliki kesejalanan dengan program Penguatan Pendidikan Karakter.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 130 guru jenjang SMP se-Kabupaten Bandung Barat. Melalui penyelenggaraan kegiatan, diharapkan akan lahir pemahaman komprehensif tentang penguatan pendidikan karakter sehingga bisa menjadi penguat dalam implementasi di sekolahnya masing-masing.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan agar seluruh guru yang menjadi pesertanya memiliki pemahaman komprehensif tentang PPK,” tutur Samid saat dimintai tanggapan tentang kegiatan yang diselenggarakannya. (sur)
Editor : suroprapanca

