Wacana Pemkot Cimahi Kembangkan Alun-alun Cimahi Seperti di Times Square atau Blok M
Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk menggenjot pembangunan tak hanya berfokus pada infrastruktur, seperti rumah dinas maupun perkantoran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk menggenjot pembangunan tak hanya berfokus pada infrastruktur, seperti rumah dinas maupun perkantoran.
Baru-baru ini wacana untuk menghidupkan kembali alun-alun Cimahi dengan konsep ruang publik kembali mengemuka.
Terinspirasi dari sejumlah kawasan yang cukup ikonik, seperti Blok M di Jakarta dan Times Square di New York, Amerika disebut-sebut bakal diterapkan di pusat kota tersebut.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengatakan, ke depan Alun-alun Cimahi harus menjadi ruang aktif dan terbuka bagi warganya. Termasuk para seniman agar bisa tampil di ruang publik.
"Sebetulnya inspirasinya kalau Times Square di New York itu kejauhan. Ya Blok M paling," kata Adhitia, Sabtu (18/4/2026).
"Memang kita inginnya bikin Alun-alun Cimahi seperti itu. Ya kurang lebih konsepnya mirip di TMII," ucapnya.
Adhitia menjelaskan, konsep tersebut disiapkan agar kawasan Alun-alun Cimahi tak cuma menjadi ruang fisik, tapi bisa menjadi arena untuk aktivitas kebudayaan yang hidup.
Dengan demikian, masyarakat bisa menikmati pertunjukan sekaligus merasakan alun-alun sebagai ruang bersama.
"Jadi teman-teman yang berkesenian itu bisa pentas di sana, sehingga Alun-alunnya juga aktif, masyarakat juga bisa menikmati," jelasnya.
Tak hanya Alun-alun Cimahi, ungkap Adhitia, pihaknya juga tengah membahas arah pengembangan kawasan Gedung Olah Raga (GOR) Sangkuriang dan fasilitas di sekitarnya.
Ia menuturkan, ada sebuah keinginan untuk memperbaiki kawasan itu selama 5 tahun masa kepemimpinannya bersama Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.
Kendati begitu, ia mengakui langkah yang dilakukan pihaknya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
"Ya, saya juga berdiskusi, mudah-mudahan untuk ke depan sesuai dengan apa yang kami sampaikan selama Pilkada, selama 5 tahun ini harus kita bisa touch up Sangkuriang ini," katanya.
Adhitia mengakui rencana revitalisasi ini tak bisa direalisasikan sekaligus. Pasalnya, Pemkot Cimahi bakal lebih dahulu fokus pada sejumlah persoalan yang dinilai paling mendesak, yaitu banjir dan sampah.
"Untuk tahun depan, sepertinya pemerintah kota akan fokus dulu ke penanganan yang utama yaitu banjir, kemudian sampah. Jadi kita fokus dulu ke sana," ujarnya.
Kendati demikian, Adhitia tetap membuka harapan agar pembenahan GOR Sangkuriang bisa dilakukan sampai 2030.
"Masih ada sisa sampai 2030, mudah-mudahan Sangkuriang bisa kita renovasi dan kita revitalisasi," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana
