Pembukaan Jembatan Pemkot Cimahi Ditunda, Ngatiyana Ungkap Alasannya

Pembukaan Jembatan Pemkot Cimahi ditunda karena masih ada pekerjaan berisiko. Ngatiyana memastikan akses motor dibuka Senin, 7 September 2026.

Pembukaan Jembatan Pemkot Cimahi Ditunda, Ngatiyana Ungkap Alasannya
Wali Kota Cimahi Ngatiyana (tengah) usai meninjau progres pemeliharaan Jembatan Pemkot Cimahi. Agus Satia Negara

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Cimahi Ngatiyana menunda pembukaan jembatan Pemkot Cimahi yang semula dijadwalkan mulai beroperasi pada Sabtu (5/9/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah peninjauan langsung ke lokasi menemukan masih adanya pekerjaan yang dinilai berisiko apabila jembatan langsung dibuka untuk kendaraan secara penuh.

Ngatiyana mengatakan, keselamatan masyarakat dan kualitas konstruksi menjadi pertimbangan utama. Karena itu, Pemkot Cimahi memilih tidak terburu-buru membuka seluruh akses jembatan meski proses pembangunannya terus dipercepat.

“Rencana jembatan ini akan kita buka hari ini, tetapi melihat situasi dan kondisi kami belum mengizinkan karena masih ada pekerjaan yang kira-kira riskan apabila dilewati kendaraan,” kata Ngatiyana saat meninjau lokasi, Sabtu (5/9/2026).

Sebagai solusi sementara, Pemkot Cimahi akan membuka akses jembatan secara bertahap. Jika tidak terdapat kendala teknis, jembatan Pemkot Cimahi dijadwalkan mulai dapat dilalui kendaraan roda dua pada Senin (7/9/2026) pukul 08.00 WIB.

“Insya Allah Senin pukul 08.00 pagi kita buka khusus sepeda motor dua arah. Untuk mobil belum boleh karena masih ada penyelesaian pekerjaan lanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, kendaraan roda empat atau mobil belum diperbolehkan melintas. Pemkot Cimahi masih harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan lanjutan dan memastikan seluruh konstruksi dalam kondisi aman dan kokoh.

Ngatiyana meminta masyarakat tidak memaksakan diri menggunakan jembatan sebelum akses dinyatakan aman dan resmi dibuka.

“Kami memohon pengertian masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas sebelum akses dinyatakan aman dan resmi dibuka,” ucapnya.

Percepatan Pembangunan jembatan

Di sisi lain, pembangunan jembatan Pemkot Cimahi menerapkan material dan metode kerja yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional untuk mempercepat penyelesaian.

Ngatiyana menjelaskan, penggunaan teknologi material tertentu memungkinkan proses pengecoran yang biasanya membutuhkan waktu 22 hingga 28 hari menjadi jauh lebih singkat.

“Sebagai contoh, proses pengecoran yang biasanya memerlukan waktu 22–28 hari agar bisa dilewati, kini dengan teknologi material tertentu hanya membutuhkan waktu 1x24 jam saja. Namun, hal itu tidak membuat pengawasan menjadi longgar,” paparnya.

Ngatiyana menekankan kepada kontraktor dan konsultan agar tetap menjaga mutu serta spesifikasi teknis selama proses pembangunan.

Menurutnya, percepatan pekerjaan harus berjalan beriringan dengan kualitas konstruksi agar jembatan Pemkot Cimahi memiliki masa pakai panjang dan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

“Material dan teknologi baru memang memungkinkan pengerjaan lebih cepat, namun kualitas mutlak dijaga. Jangan sampai setahun saja sudah rusak lagi. Kami minta masyarakat bersabar dan tidak memaksakan diri melintas sebelum waktu yang ditentukan,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti