Wahana Air Baru, Intergrasi Situ Kabantenan dengan Situ Cikaret
Bupati Bogor Rudy Susmanto bakal membuka wisata air baru dengan mengintegrasikan Situ Kabantenan dengan Situ Cikaret.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto bakal membuka wisata air baru dengan mengintegrasikan Situ Kabantenan dengan Situ Cikaret.
Hal itu setelah, ia bersama BPBD, DPUPR, dan DPKPP meninjau Setu Kabantenan dan Setu Cikaret dan menyusuri area dua setu tersebut menggunakan perahu karet.
"Integrasi Situ Kabantenan dan Situ Cikaret tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, pengendali banjir, maupun sumber pengairan pertanian. Lebih dari itu, kawasan ini memiliki keindahan alam yang selama ini tidak terlihat dan berpotensi besar sebagai ruang publik atau wisata air," kata Rudu Susmanto kepada wartawan, Minggu, 7 Desember 2025.
Rudy Susmanto menuturkan, banyak titik yang selama ini tidak terlihat, ternyata cukup indah dan luar biasa.
Dari Situ Kabantenan, dirinya dan jajaran menyusuri beberapa sungai sepanjang satu kilometer dengan vegetasi yang cukup rapat hingga memasuki Situ Cikaret.
"Mudah-mudahan dalam dua hingga tiga minggu ke depan masyarakat dan anak-anak sekolah sudah dapat mencoba rutenya,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor terus melengkapi sarana prasarana pendukung, termasuk ketersediaan perahu.
Rudy menambahkan, pada awalnya pemerintah daerah mempertimbangkan pembuatan sodetan sebagai penghubung antar setu.
Namun dari hasil peninjauan lapangan menunjukkan bahwa sudah terdapat aliran sungai sepanjang satu kilometer yang menghubungkan Setu Kabantenan dan Setu Cikaret.
"Hanya beberapa titik yang menyempit dan perlu dinormalisasi," tambahnya.
Ia menuturkan, selain bertujuan menjadikan kawasan ini destinasi wisata air, juga agar masyarakat juga terlibat dalam menjaga kebersihan sungai.
"Ketika sungai terjaga, pemerintah daerah dan masyarakat dapat bergerak bersama menjaga lingkungan, potensi integrasi Sktu Kabantenan dan Situ Cikaret sangat luar biasa dan akan menjadi ruang publik baru yang bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.***
Editor : JakaPermana


