Walikota Oded M Danial Meninggal Dunia, DPRD Kota Bandung Terluka

Luka mendalam dirasakan seluruh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung atas berpulangnya Walikota Oded M Danial,

Walikota Oded M Danial Meninggal Dunia, DPRD Kota Bandung Terluka
Luka mendalam dirasakan seluruh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia

INILAHKORAN-Luka mendalam dirasakan seluruh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung atas berpulangnya Walikota Oded M Danial, sesaat sebelum mengisi khutbah shalat Jumat di Masjid Mujahidin, Jalan Lodaya, Jumat (10/12/2021).

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan merasa sangat kehilangan atas kepergian Oded M Danial  karena banyak kesan istimewa yang terjadi, selama memimpin Kota Bandung. Pihaknya turut menyampaikan terimakasih kepada almarhum dan keluarga, atas dedikasinya dalam membangun daerah.

“Kita kehilangan pemimpin kita, almarhum Mang Oded. Tentu kami atas nama warga Kota Bandung sangat kehilangan beliau. Beliau sosok pemimpin yang sederhana, dekat dengan masyarakat, dan rendah hati. Di awal kepemimpinan beliau, kita ingat beliau menggulirkan program Bersatu, yang spiritnya Kota Bandung senantiasa menjaga kebersamaan. Walaupun dalam berbagai kesempatan beliau menyampaikan Bersatu untuk kaum muslimin agar senantiasa Berjamaah Salat Tepat Waktu,” ujar Tedy.

Baca Juga: Oded M Danial Meninggal Dunia, Ini Kata Dosen Universiitas Widyatama

Ditambah lagi dengan andil Mang Oded kata Tedy, dalam penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir yang kian membaik. Kemudian kerap aktif terlibat dalam beberapa agenda penting, guna memotivasi warganya agar tetap semangat meski bahaya pandemi masih mengintai.

“Kami di Forkopimda hampir setiap dua pekan sekali, diundang beliau untuk aktif menangani Covid-19 di Kota Bandung. Kemudian juga malam harinya memberikan penghargaan kepada insan olahraga yang berprestasi dan berdedikasi di PON dan Peparnas 2021. Kita tahu Mang Oded dalam kondisi yang tidak fit. Tetapi beliau selalu berusaha untuk hadir memenuhi undangan, menyapa warganya,” ucapnya.

Dedikasi dalam menjaga amanah sebagai pemimpin Kota Bandung inilah, yang membuat pihaknya sangat kehilangan atas kepergian pria kelahiran Tasikmalaya, 15 November 1962 tersebut. Dia berharap, kebaikan yang dilakukan oleh almarhum semasa hidup mendapatkan balasan dari Allah SWT.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Sabtu 11 Desember 2021: Al Terluka Parah, Andin Tahu Kebusukan Irvan?

“Dan kami sangat berterimakasih kepada Mang Oded dan seluruh keluarga Ummi Siti yang senantiasa mendampingi, kemudian anak-anaknya yang saleh dan salehah yang senantiasa mendukung dan mendoakan beliau. Kami atas nama Pemerintahan Kota Bandung dan warga Kota Bandung melepas dengan penuh doa, mudah-mudahan Mang Oded di peristirahatannya terakhir di Tasikmalaya diampuni oleh Allah SWT, diterima Iman dan Islamnya, dan ditempatkan di surga-Nya,” harapnya.

Senada dengan Tedy, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengatakan banyak kesan yang dia rasakan. Mulai ketika sama-sama duduk di kursi legislatif pada 2004 silam, hingga ketika almarhum menjabat sebagai walikota. Keterbukaan komunikasi dan diskusi, dalam membangun Kota Bandung menunjukkan kapabilitas Mang Oded sebagai seorang pemimpin.  

“Komunikasi yang intens. Namun Tuhan sudah berkehendak lain. Orang baik ini sudah diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan. Alhamdulillaah saya masih diperkenankan untuk terus mendampingi sejak tadi ditangani di RS Muhammadiyah. Mang Oded adalah orang yang kritis saat menjadi anggota dewan. Jadi ketika menjadi walikota, Mang Oded paham betul bahwa kritikan itu demi membangun Kota Bandung. Mang Oded banyak membuka ruang komunikasi, yang akhirnya rekomendasi peningkatan layanan dasar yang kami dorong di DPRD terus menerus jadi bahan perkembangan baik di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: HW Guru Pesantren Cabul Bandung Terancam Kebiri, Begini Kata Kajati Jabar

Demikian pula dirasakan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung lainnya Ade Supriadi. Dia menilai, Mang Oded adalah sosok pribadi yang terbuka sehingga hubungan antara eksekutif dan legislatif berjalan baik. Ini terbukti dengan hadirnya kebijakan-kebijakan melalui Peraturan Daerah (Perda), yang ditujukan demi pelayanan kepada masyarakat.

“Saya bersaksi, Mang Oded manusia saleh, pemimpin bijak, peduli rakyatnya dan yang teramat penting, memegang amanah sebagai Walikota Bandung sebagai jalan dakwah. Semoga semua amal kebaikan Mang Oded diterima Allah SWT, dihapus segala dosanya. Insyaallah, Mang Oded ahli surga,” ujar Ade.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya menyampaikan rasa turut duka cita dan berbelasungkawa atas wafatnya Mang Oded. Dia meyakini, kepergian almarhum pada Jumat lalu mendapat syafaat dari Allah SWT.

Baca Juga: Alun-alun Kota Bandung Dipenuhi Karangan Bunga

“Teriring dengan doa agar almarhum mendapatkan ampunan Allah, dilapangkan dan diterangi kuburnya, diterima amal ibadahnya, Iman dan Islamnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Insyaallah Mang Oded wafat dalam keadaan husnul khatimah, karena wafat dalam keadaan berwudu, hendak memimpin menjadi imam dan khatib salat Jumat, dan di hari yang baik, hari Jumat, insyaallah,” tuturnya.

Anggota DPRD Kota Bandung Isa Subagja mengenang, kedekatan beliau dengan almarhum. Dia menilai, pria yang tutup usia pada 60 tahun tersebut adalah sosok yang supel dan bijak. Selalu mengedepankan mencari jalan tengah dalam mencari suatu solusi, adalah ciri dari Mang Oded.

“Kedekatan pertemanan dengan saya pribadi dengan Mang Oded, ada kedalaman. Dia orang yang baik, tak sungkan mengalah. Dulu selagi di dewan, kita tidak berjarak. Kalau dalam rapat-rapat dia orang moderat. Dari sisi kinerja, siapapun di masa pandemi ini pasti sulit maksimal, apalagi baru naik kepemimpinan lalu disusul kondisi darurat pandemi, semua memaklumi,” ucapnya.

Baca Juga: Alun-alun Kota Bandung Dipenuhi Karangan Bunga

Lain lagi dengan Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi. Dia menilai Mang Oded adalah sosok panutan, khususnya di Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kinerja almarhum selama menjadi Walikota Bandung, menjadi contoh baginya sebab banyak prestasi yang ditorehkan tanpa silau akan popularitas.

“Semenjak beliau dilantik menjadi WaliKota Bandung pada 2018, yang barangkali secara ingar bingar media tidak terlalu muncul. Tetapi secara kinerja kita bisa lihat, secara prestasi di tingkat nasional bahkan internasional merupakan fakta kinerja beliau selama menjabat walikota. Jadi betul-betul kami sangat kehilangan sosok guru kami, orang tua kami, yang selalu memberikan nasihat. Mudah-mudahan apa yang telah beliau berikan kepada kami ilmu-ilmunya bisa kami teladani dan kami teruskan perjuangannya,” ucapnya. (Yuliantono)***


Editor : inilahkoran