INILAH, Bogor – Polresta Bogor Kota menggelarnya istigosah dan doa bersama dihadiri para ulama, unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan aparatur kewilayahan di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kamis (4/4/2019). Acara bertema "Nilai-nilai Ibadah dalam Mendirikan Shalat, Kita Jadikan Semangat untuk Menciptakan Pemilu yang Aman, Nyaman dan Damai di Kota Bogor".
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, situasi saat ini sedang memanas karena masing-masing pasangan calon (paslon) Pilpres sedang menjual bintangnya. Mudah-mudahan situasi yang sulit ini menjadi ringan dengan doa bersama.
“Momen ini bertepatan dengan Isra Mi'raj. Kita memohon kepada Allah SWT apa yang diniatkan dari hati terdalam, semoga kegiatan besar bangsa ini aman, nyaman, dan sejuk. Masyarakat Kota Bogor tetap semangat dan bergembira," kata Hendri.
Hendri mengatakan, siapapun yang mencoba mengacaukan masa Pemilu 2019 akan diproses.
"Kami tingkatkan kegiatan preventif, represif dan persuasif. Apalagi kegiatan sosialisasi ke masyarakat, tokoh agama, ditingkatkan dengan shalat subuh bersama. Operasi-operasi juga ditingkatkan," tambahnya.
Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor KH Mustofa Abdullah bin Nuh mengatakan, dirinya sangat senang apabila kepolisian mengadakan acara seperti ini. Semakin banyak polisi menggelar acara-acara keagamaan.
"Semboyan yang luar biasa dalam acara ini, kenapa tema ini dipilih shalat. Karena shalat yang merupakan terbaik juga teristimewa dari Allah SWT. Saya yakin polisi dapat menciptakan Pemilu 2019 aman, nyaman, dan damai," ungkapnya.