Warga Cimahpar Kota Bogor Dapat BPBL, Program Praktis dan Menyentuh Langsung Masyarakat
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.
Program itu dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui PLN berkolaborasi dengan DPR. Dedie menyebutkan, kendati jumlahnya tak banyak namun program BPBL itu yang sudah disalurkan di Kota Bogor.
Dia menuturkan, pada 2023 ini khusus prgram BPBL di Kota Bogor ada 299 penerima manfaat. Rinciannya, Bogor Barat 114 keluarga, Bogor Selatan 23 keluarga, Bogor Tengah 12 keluarga, Bogor Timur 77 keluarga, Bogor Utara 8 keluarga, dan dan Tanah Sareal 65 keluarga.
"Alhamdulillah, tadi masyarakat sangat terbantu di Cimahpar, Bogor Utara. Mereka senang rumahnya teraliri listrik, saya juga masukan token awal tadi Rp100 ribu. Sekali lagi terimakasih dan sangat bermanfaat ini," kata Dedie, Kamis 7 Desember 2023.
Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu menuturkan program BPBL itu dimulai sejak lima tahun lalu. Sebagai operator, PLN diminta untuk mendata kenapa masih banyak rumah tangga yang belum dialiri listrik.
"Tanpa disadari saya kaget, ketika ada sambungan listrik biasanya diserbu. Ternyata biaya penyambungan berat untuk masyarakat. Dahulu saja Rp2,5 juta. Kami mencoba menggunakan CSR di lingkungan Kementerian ESDM membagikan untuk biaya penyambungan ini," jelasnya.
Jisman memaparkan, saat ini Kota Bogor mendapat jatah sebanyak 299 penerima manfaat. Dengan program BPBL, masyarakat mendapat listrik bersubsidi dipastikan gratis dan diberikan kWh meter, tiga lampu, dan stop kontak.
"Kemudian token awal Rp100 ribu. Saya listrik yang terpasang 900 VA, kebutuhan makin meningkat karena ada handphone dan pompa listrik kalau 450VA agak sulit, nanti jepret terus. Jadi memberikan kemudahan dan membantu itu sekaligus," tuturnya.
Sedangkan, Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno menuturkan penerima manfaat di Kota Bogor itu memang jumlah tidak terlalu besar berbeda dengan Kabupaten Cianjur sudah 6 ribu keluarga. Program ini betul-betul program praktis dan menyentuh masyarakat juga mencerahkan masyarakat.
"Itu betul-betul dirasakan siang dan malam. Secara keberdayaan masyarakat memiliki kekuatan lain ketika bisa menggunakan listrik dirumahnya. Dengan program ini negara hadir untuk masyarakat," terang Eddy.
Sejauh ini, Eddy menjelaskan program BPBL total sudah disalurkan 24 ribu di Jabar. Paling banyak ada di Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor.
"Kebutuhan masih jauh lebih besar, sehingga dalam APBN Perubahan nanti program BPBL ini akan diteruskan dan dilanjutkan," ujar Eddy.*** (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

