Warga dan Anggota TNI Berhasil Evakuasi Pria yang Hendak Loncat dari Jembatan Cinta
Seorang pria warga Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor diduga akan melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Ceger, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara pada Kamis 20 Juni 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Seorang pria warga Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor diduga akan melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Ceger, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara pada Kamis 20 Juni 2024.
Pria tersebut berhasil dievakuasi oleh warga sekitar dan anggota TNI, hingga dibawa ke kantor
Lurah Tanah Baru, Darmawan mengatakan, saat kejadian dirinya berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) jembatan cinta, warga dan anggota TNI langsung sigap meminta truk box untuk berhenti dan bagian box diarahkan ke dekat pria yang tengah bertengger diatas tiang jembatan.
"Alhamdulillah tadi berhasil dievakuasi oleh warga dan anggota TNI. Informasi yang didapat mencoba bunuh diri," ungkap Darmawan kepada INILAHKORAN pada Kamis 20 Juni 2024.
Darmawan melanjutkan, setelah dievakuasi, kondisi pria tersebut belum bisa dimintai keterangan dan identitasnya belum diketahui.
"Pria tersebut langsung dibawa ke Polsek Bogor Utara dan akan diantarkan ke rumahnya. Namun belum bisa dimintai identitasnya, berdasarkan info pria itu warga Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Informasi nya begitu tadi," terangnya.
"Kemudian informasinya diduga karena setelah cerai dengan istrinya, prianitu minta rujuk. Akan tetapi mantan istrinya tidak mau. Nah, mantan istrinya mengontrak di RW 10, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara," tambah Darmawan.
Sementara itu, salah satu pedagang didekat TKP, Akun (45) mengatakan, pria yang belum diketahui pasti identitasnya ini ingin melakukan aksi percobaan bunuh diri.
"Ya benar kang, tadi sekitar pukul 10.00 WIB ada seorang lelaki yang ingin loncat dari atas jembatan. Namun, aksi tersebut berhasil di cegah oleh warga dan beberapa anggota TNI. Bahkan para pengendara berusaha merayu sang pelaku untuk tidak melompat. Namun pelaku tidak mendengarkan," tutur Akun.
Akun melanjutkan, karena pelaku tidak mendengarkan dan susah untuk dirayu, akhirnya salah satu warga sekitar melaporkan kepada pihak Kepolisian setempat untuk dilakukan evakuasi.
"Ada salah satu warga yang melapor ke pihak Kepolisian, setelah pihak aparat datang akhirnya aksi tersebut berhasil digagalkan," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

