Warga Geger Semburan Lumpur Gas di Kutisari
Lumpur mengandung gas metan yang menyembur secara alami tak kunjung berhenti meski sudah ditutup oleh pemilik rumah di Jalan Kutisari Indah Utara III no 19, RT 03 RW 06 Kelurahahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Surabaya - Lumpur mengandung gas metan yang menyembur secara alami tak kunjung berhenti meski sudah ditutup oleh pemilik rumah di Jalan Kutisari Indah Utara III no 19, RT 03 RW 06 Kelurahahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.
"Awalnya saya pulang kerja dan melihat ada aktivitas bau minyak. Terus saya melihat ada gumpalan lumpur keluar di depan halaman rumah dinas saya," jelas Sutanto kelada beritajatim.com di lokasi kejadian.
Lumpur yang mengandung gas metan keluar di pekarangan sebuah rumah di kawasan Kutisari. Lumpur ini mulai muncul sekitar pukul 13.00 WIB, sempat dicoba ditutup tapi malah muncul di titik lain. Sementara penghuni rumah dievakuasi, rumah rencananya akan dikosongkan.
Salah satu saksi mata mengatakan, semburan gas beserta lumpur pertama kali diketahui pada sekitar pukul 13.00 WIB disebuah halaman rumah. Padahal tidak ada aktivitas pengalian tanah.
"Tidak ada kegiatan, menggali pun tidak ada. Diketahui sekitar pukul 13.00 WIB itu langsung muncul ada semburan kecil," lanjutnya.
Sutanto mengatakan, rumah yang mengeluarkan semburan merupakan rumah dinas sebuah perusahaan tekstil milik PT Classic Karpet.
"Saya tadi dari kantor dipanggil oleh pimpinan untuk datang ke TKP, saya tutup dengan plastik-plastik ini atau glangsing. Untuk mengahambat keluarnya lumpur. Ternyata bisa tersumbat, tetapi dia akan pindah ke titik yang lain. Saya tutup lagi pindah ke yang lain. Saya simpulkan kalau saya tutup lagi maka akan muncul di tempat yang lain," lanjutnya. [beritajatim]
Editor : DeryFG

