Warga Perbatasan Minta DPRD Dorong Pembangunan TPS dan Saluran Air
Warga Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mendorong pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) dan saluran air di wilayah pinggiran Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Warga Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mendorong pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) dan saluran air di wilayah pinggiran Kota Bogor.
Ketua RW 11 Mulyaharja Eman Sulaeman mengatakan, mayoritas warga yang bertempat tinggal di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor itu mengeluhkan sulitnya menemukan TPS. Selain itu, pembuatan saluran air pun terkendala karena lahan berada di perbatasan.
"Kami yang bertempat tinggal di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor sangat kesulitan mengajukan pembangunan saluran air hingga tempat sampah karena status lahan. Mohon, DPRD Kota Bogor bisa memediasi pembangunan infrastruktur tersebut untuk warga," kata Eman saat reses Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDIP Siti Maesaroh di Gang Batas, Mulyaharja, Kamis (26/12/2019).
Sementara itu, anggota DPRD Kota Bogor Siti Maesaroh mengatakan pihaknya menggelar temu warga setelah sebelumnya juga melakukan sapa warga di Gang Duku, Mulyaharja. Aspirasi warga itu diakui nantinya menjadi pokok pikiran DPRD dalam menjalankan fungsinya kepada masyarakat.
"Sebagai wakil rakyat adalah suatu hal yang wajib harus merespons aspirasi masyarakat sebagai implementasi dari demokrasi," ujarnya.
Maesaroh menuturkan, terkait data indeks pembangunan manusia (IPM), kemiskinan, ketenagakerjaan, yakni angkatan kerja dan pengangguran di Kota Bogor masih cukup tinggi sehingga akan didorong pembukaan lapangan kerja.
"Tapi seperti reses pada umumnya, keluhan yang mengemuka dari warga adalah soal infrastruktur, mulai dari jalan lingkungan hingga turap hingga fasilitas posyandu. Tapi yang penting adalah TPS dan saluran air, secepatnya akan didorong. Saya berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait infrastruktur hingga hal kesehatan. Karena daerah perbatasan ini sangat rentan serta perlu perhatian khusus," jelasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

