Warga Rancamanyar: 'Kang Emil Diantos Desain Jembatanna'

INILAH, Bandung- Sasak (jembatan) gantung di Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung rusak parah.

Warga Rancamanyar: 'Kang Emil Diantos Desain Jembatanna'
Spanduk warga yang isinya harapan agar sasak gantung segera diperbaiki

INILAH, Bandung- Sasak (jembatan) gantung di Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung rusak parah.

Warga sekitar berharap jembatan gantung itu diperbaiki. Bahkan, ada yang memasang spanduk berisi,  "Sasak Anyar 2019". Ada juga spanduk yang ditujukan untuk Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, "Kang Emil diantos desain jembatanna".

Jembatan gantung yang sehari hari dipergunakan untuk menyeberangi Sungai Citarum oleh para pejalan kaki dan pengendara motor itu, kini sudah tak dapat digunakan lagi.

Karena sejumlah sambungan lantai besi di jembatan itu bolong, rusak dan menganga dikarenakan bautnya copot. Namun, jembatan itu masih digunakan oleh para pejalan kaki namun tetap harus berhati hati.

Untuk berjalan di jembatan itu, sebilah papan kayu dipasang sebagai pijakan warga untuk berjalan. Begitupun bagi para pengguna sepeda, mereka harus mengangkat sepedanya terlebih dahulu untuk melewati lubang di jembatan itu.

"Sudah rusak sejak lama, lebih dari setahun. Tidak pernah diperbaiki, dibiarkan begitu saja. Kami juga suka takut kalau mau lewat sana, harus ekstra hati hati,"kata salah seorang warga Rancamanyar Cicih (55) saat  ditemui di jembatan tersebut.

Menurut Cicih, kalau jembatan itu tidak dapat digunakan baru selama dua minggu ke belakang.  Meski rusak, ia terpaksa menggunakan jembatan gantung tersebut untuk berjalan.  Karena  kalau berjalan ke jembatan utama Rancamanyar harus berputar jauh.

"Ada sekitar dua Minggu ke belakang enggak bisa digunakannya. Ya terpaksa tetap lewat sana soalnya kalau harus muter jauh. Hati-hati saja, mudah-mudahan tidak apa-apa," ujarnya.

Hal serupa dikatakan warga lainnya Siti Hasanah (35), kata dia, jembatan itu harus segera diperbaiki, bila terus dibiarkan akan membahayakan para pejalan jalan.Ia berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan memperbaiki jembatan ini.

"Sekarang tidak bisa dilintasi motor. Kalau enggak dibenerin bisa-bisa enggak bisa dilintasi pejalan kaki. Saya harap pemerintah segera memperbaiki jembatan ini, karena membahayakan para pejalan kaki," ujarnya.


Editor : inilahkoran