Foto Selfie Ghozali Everyday Laku Ratusan Juta, Netizen Indonesia Latah Kirim Beragam Gambar di OpenSea
Berawal dari cuitan akun twitter @AirdropfindX yang mengeluhkan tentang foto-foto yang diunggah oleh masyarakat di Opensea sangat aneh.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Foto selfie seorang pemuda asal Semarang, Ghozali, yang laku ratusan juta memunculkan trend baru di masyarakat. Netizen beramai-ramai unggah gambar nyeleneh di marketplace Opensea.
Baru-baru ini Indonesia digemparkan oleh foto selfie yang dilakukan secara konsisten selama empat tahun laku terjual dengan harga yang tak masuk akal.
Laki-laki yang berusia 22 tahun ini berhasil membuat warganet berbondong-bondong mengunggah berbagai foto di platform Opensea. Namun, bukannya mendatangkan pundi-pundi rupiah, foto yang diunggah oleh masayarakat ini pun dianggap tak berguna.
Baca Juga: Didatangi Doddy Sudrajat Tiba-tiba, H Faisal Mengaku Kaget
Berawal dari cuitan akun twitter @AirdropfindX yang mengeluhkan tentang foto-foto yang diunggah oleh masyarakat di Opensea sangat aneh dan sudah diluar ranah NFT seharusnya.
"Berawal viralnya gazali, banyak orang awam jadi ingin cepat kaya mereka jadi aneh, menjual maanan , lemari, baju, bahkan ada yang menjual foto di opensea," tulisnya pada 14 Januari 2022
Bahkan tak hanya itu, beberapa orang meungunggah identitas diri berupa KTP bersama foto selfienya. Beberapa produk seperti baju anak hingga gambar makanan memenuhi marketplace tersebut.
"Shopee/Gofood move to opense?," lanjutnya.
Baca Juga: Usai Ghozali Everyday Viral, Muncul Beragam Gambar 'Nyeleneh' di OpenSea
Chef handal Indonesia, Arnold Poernomo, menanggapi hal tersebut. menurutnya, unggahan gambar yang aneh memang sudah ada dari dulu.
"Kalo cari sampah ya dapet sampah di OS(Opensea), dari dulu sudah ada dan semua org yang trade juga hampir setiap hari diisi sampah dari surat undangan sampai scam," tulis @arnoldPoernomo
"OS saya dan yang saya liat ga ada tuh gituan? Bedanya dimana? Ya jgn cari sampah... OS bukan seperti social media ada algorithm yg promosi sesuai search history kalian," lanjut Arnold.
Baca Juga: Donghae Super Junior Jalani Masa Pemulihan Pasca Operasi Lutut
Salah satu cuitan di akun Twitter merasa geram melihat tingkah laku masyarakat RI yang dinilai latah tanpa mengetahui dasar ilmunya terlebih dahulu.
"Terkutuklah orang2 latahan yang jadiin opensea jadi tempat sampah, NFT yang harusnya mensejahterakan kreator seni malah dijadiin ladang yang penting cuan dengan hal sampah," tulis akun @cryptofess pada Minggu 16 Januari 2022.
Seperti yang diketahui, Non-Fungible Token (NFT) merupakan aset digital yang berbentuk karya seni maupun barang koleksi yang bisa dijual maupun dibeli secara virtual melalui marketplace Opensea.
Namun, tidak semua gambar bisa terjual bahkan laku dengan harga fantastis hingga ratusan juta seperti gambar milik Ghazali Everyday. ***
Editor : inilahkoran


