Waspada Virus Corona, RSHS Observasi Warga yang Baru Pulang dari China
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menerima dua pasien dari negara China dan dari Warga Negara Indonesia (WNI). Pasien tersebut terjangkit flu atau infeksi saluran pernafasan atas yang akut, dan yang kedua kejang dan tidak sadar. Dokter yang memeriksa langsung memindahkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di ruang isolasi dilakukan pemeriksaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menerima dua pasien dari negara China dan dari Warga Negara Indonesia (WNI). Pasien tersebut terjangkit flu atau infeksi saluran pernafasan atas yang akut, dan yang kedua kejang dan tidak sadar. Dokter yang memeriksa langsung memindahkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di ruang isolasi dilakukan pemeriksaan.
"Ada dua pasien yang dirawat di RSHS, yang pertama adalah pasien laki-laki dewasa berasal dari kewarganegaraan China datang ke RSHS pada hari Minggu 26 Januari 2020, selitar jam 13:43 membawa surat rujukan dari RS Cahya Kawaluyaan, tertulis dalam rujukannya adalah varinitis Akut infeksi saluaran pernapasan," ujar Direktur Utama dr. R. Nina Susana Dewi, pada Senin (26/1/2020).
Nina mengatakan dari pemeriksaan didadaptkan, bahwa pasien tersebut kesadaran umumya secara umum cukup baik, panas badan di dalam rujukan 37,7, tetapi pada saat diperiksa 36 derajat jadi tidak ada masalah.
Berhubung pasiennya datang dari Tiongkok lanjut Nina, sehingga malamnya disimpanlah di ruang isolasi infeksi kemuning, melalui ambulan dengan standar khusus untuk mengantar infeksi langsung keluar RSHS masuk ke dalam gedung, dan tidak melalui alur RSHS.
"Pasien tersebut diperiksa oleh dokter tim ahli kami dengan situasi dan kondisi sama dengan yang malam hari, diagnosanya observasi infeksi saluran atas akut. Hari ini sample dikirim ke Litbangkes untuk melihat apakah pasien teraebut positif atau negatif. Jadi sampai sekarang pasien tersebut baru observasi infeksi saluran atas akut," papar Nina.
Pasien yang kedua adalah dari RS Borromeus dia adalah
WNI. Pasien tersebut datang ke RSHS pada (26/1/2020), dan dia memiliki keluhan dan kejang dan tidak sadar diri. Pasien sempat pergi keluar negeri Singapura pada 19 Januari 2020, kemudian pulang pada (22/ 2020), kemudian pada (25/1/2020) ada keluhan tersebut datang ke RS Borromeus, sehingga dipindahkan ke RSHS. karena ada riwayat ke Singapura, tim masuk ke dalam ruang isolasi.
"Jadi pasien tersebut ada keburukan pernapasan, sehingga Observasi Infeksi Saluran Pernapasan Atas Akut, pasiennya juga hari ini samplenya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Badan (Litbangkes), kita menunggu hasil tersebut jadi tidak bisa langsung, ya mudah-mudahan terbaik kedua pasien tersebut," tambah Nina.
Editor : JakaPermana

