INILAH, Bandung – Striker muda Persib Bandung, Muhammad Wildan Ramdani akui cukup berat bersaing untuk bisa mendapatkan tempat sebagai tim inti. Terbukti, di turnamen Piala Presiden 2019, striker jebolan Diklat Persib ini tidak dipercaya untuk bermain.
Tidak hanya itu, pemilik nomor punggung 98 ini tidak diikutsertakan saat timnya menjalani training center (TC) yang telah digelar pada 25 Maret hingga 1 April di Batam.
"Sebenarnya kalau persaingan dalam tim, musim kemarin juga berat. Tapi saya menyikapinya dengan positif untuk lebih mem-push diri sendiri agar bisa mendapatkan menit bermain," ujar Wildan seusai menjalani sesi latihan di Lapangan Saraga ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (10/4/2019).
Namun jika pada akhirnya tidak dapat mendapatkan kepercayaan lagi di musim ini atau hingga dipinjamkan ke tim lain, Wildan mengaku tidak mempermasalahkannya.
"Saya akan tetap kerja keras untuk Persib. Tapi kalau misalnya tidak, saya pilih tetap bermain dan mencari tim yang mau dengan saya. Mau pahit, mau manis juga saya sudah siap terima," tegasnya.
Widan hanya akan menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih Miljan Radovic. Sebab keputusan bisa berubah meski saat ini kontraknya bersama Persib baru berakhir 2020 mendatang.
"Kontrak saya di Persib memang tiga tahun, tapi tidak menjamin tetap di Persib. Semuanya keputusan ada di pelatih," katanya.