XL Axiata Terus Dorong Digitalisasi di Industri Tambang dan Migas Tanah Air

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions (XLABS) berkomitmen mendukung digitalisasi di sektor industri tambang dan migas.

XL Axiata Terus Dorong Digitalisasi di Industri Tambang dan Migas Tanah Air
Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan kepada para pelaku di sektor industri tambang dan migas tersebut XLABS terus konsisten mengenalkan pemanfaatan solusi digitalisasi untuk optimalisasi Operational Technology melalui Private Network dan teknologi Internet of Things (IoT). (istimewa)

INILAHKORAN, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions (XLABS) berkomitmen mendukung digitalisasi di sektor industri tambang dan migas.

Untuk itu, Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan kepada para pelaku di sektor industri tambang dan migas tersebut XLABS terus konsisten mengenalkan pemanfaatan solusi digitalisasi untuk optimalisasi operational technology melalui private network dan teknologi internet of things (IoT). 

Menurutnya, solusi digitalisasi tersebut sangat cocok untuk diterapkan di industri tambang dan migas dimana perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktivitas melalui otomasi. Solusi yang dihadirkan XL Axiata itu pun diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya dan keamanan operasional.

“Sektor industri tambang dan migas merupakan salah satu sektor industri yang menjadi fokus XLABS dalam mengenalkan penerapan layanan digitalisasi XL Axiata," kata Sally, Rabu 3 Juli 2024. 

Saat ini, layanan XL Axiata tersebut telah dimanfaatkan beberapa perusahaan tambang besar antara lain PT Vale Indonesia Tbk dan PT Pamapersada Nusantara. Kemampuan perseroan menyediakan infrastruktur, teknologi, dan sumber daya manusia berkualitas untuk menangani digitalisasi sektor tambang dan migas akan mampu meningkatkan kinerja pelaku industri di sektor tersebut. 

"Dukungan bagi sektor industri tambang dan migas ini selaras dengan upaya XL Axiata untuk mewujudkan visi menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia, termasuk dalam menjadi penyedia layanan ICT yang terpercaya bagi korporasi dan masyarakat. Serta terus konsisten untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dan #jadilebihbaik,” jelasnya.

Feby menambahkan, private network merupakan konektivitas dengan karakteristik yang tidak dimiliki oleh infrastruktur jaringan pada umumnya dengan tingkat realibilitas serta keamanan yang tinggi. Private network ini memiliki kecepatan yang tinggi sehingga sangat sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan tingkat latensi yang rendah. 

Dengan pPrivate network  itu diakuinya akan sangat cocok untuk digunakan untuk  industri tambang dan migas dimana perusahaan dituntut untuk meningkatkan tingkat produktifitas dan efisiensi biaya melalui teknologi operasional maupun teknologi industrial IoT  di antaranya dengan asset surveillance, situational awareness monitoring hingga optimalisasi jaringan untuk kebutuhan komunikasi hybrid (private dan public). 

Hal ini juga memungkinkan karyawan tidak perlu pergi ke daerah-daerah yang berbahaya sehingga meningkatkan keselamatan kerja.

 Implementasi private network dapat dioptimalkan untuk pemanfaatan penerapan teknologi operasional maupun teknologi industrial IoT.***


Editor : Doni Ramdhani