Zhao Lusi Tak Bisa Keluar dari Agensi Meski Dirinya Telah Menyatakan Menderita Sejak 2019

Zhao Lusi tidak dapat keluar dari agensinya saat ini karena masih memiliki 2 tahun kontrak, meski dirinya menyebutkan telah lama menderita.

Zhao Lusi Tak Bisa Keluar dari Agensi Meski Dirinya Telah Menyatakan Menderita Sejak 2019
Zhao Lusi.

INILAHKORAN, Bandung - Media massa telah menemukan bahwa Zhao Lusi menandatangani Kontrak dengan Galaxy Cool Entertainment pada bulan September 2016 untuk jangka waktu 10 tahun.

Kontrak tersebut menetapkan bahwa jika artis tersebut secara sepihak mengakhiri Kontrak atau melanggar perjanjian, mereka harus membayar sepuluh kali lipat jumlah Kontrak sebagai kompensasi.

Akibatnya, jika Zhao Lusi keluar sekarang, dia dapat menghadapi biaya Pemutusan Kontrak hingga 450 juta TWD (14,4 juta USD).

Zhao Lusi masih memiliki sisa Kontrak dua tahun dengan perusahaan tersebut.

Di sisi lain, jika Zhao Lusi memilih untuk tidak mengakhiri Kontrak tetapi malah memprotes dengan "mogok" dan menentang perusahaan, dia juga akan menghadapi konsekuensi yang berat.

Galaxy Cool Entertainment dapat menggunakan koneksinya untuk membekukan karier aktris kelahiran 1998 itu selama dua tahun ke depan.

Dalam industri hiburan dengan persaingan tinggi dan pergantian karyawan yang konstan seperti di Tiongkok, mengambil jeda selama dua tahun dapat menyebabkan karier Zhao Lusi terputus.

Oleh karena itu, media menyarankan bahwa, meskipun tidak sepenuhnya sehat, Zhao Lusi harus mematuhi pengaturan Galaxy Cool Entertainment dan tampil di hadapan publik.

Zhao Lusi telah berjuang melawan masalah kesehatan mental sejak 2019. Aktris tersebut telah mengungkapkan bahwa dia Menderita depresi akibat trauma masa kecil akibat perundungan oleh guru, pelecehan dari atasan di agensinya, pemerasan dari manajer pribadinya, kehilangan orang yang dicintai, tekanan publik, dan jadwal kerja yang padat.

Faktor-faktor ini telah berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental Zhao Lusi hingga saat ini.

Meskipun mengalami depresi selama bertahun-tahun, Zhao Lusi tidak berani mengakuinya di depan umum karena takut dituduh menggunakan penyakit palsu untuk publisitas.

Zhao Lusi bertahan dalam diam hingga akhir tahun 2024, ketika dia akhirnya "jatuh pingsan".***


Editor : Irma Nurfajri