12 Tahun jadi Trainee SM Namun Akhirnya Tidak jadi Debut, Ejae: Tidak Mudah Terutama saat Remaja

Ejae ceritakan masa-masanya menjadi trainee SM selama 12 tahun hingga akhirnya dia tidak jadi memilih jalan jadi penyanyi saat itu.

12 Tahun jadi Trainee SM Namun Akhirnya Tidak jadi Debut, Ejae: Tidak Mudah Terutama saat Remaja
Ejae penyanyi 'Golden' di film 'KPop Demon Hunters'.

INILAHKORAN, Bandung - Nama Ejae kini tengah naik daun usai film animasi asli Netflix 'KPop Demon Hunters' viral.

Ejae, komposer dan vokalis di balik OST film animasi 'KPop Demon Hunters' yang menduduki puncak tangga lagu Billboard, 'Golden', mengenang perjalanan panjangnya dari mantan Trainee SM yang berhenti bernyanyi hingga meraih kesuksesan global sebagai musisi.

Tampil di acara "Lee Eun Ji's Music Plaza" di KBS Cool FM, Ejae mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas kesuksesan global film animasi Netflix 'KPop Demon Hunters' dan soundtrack-nya yang memecahkan rekor.

OST 'Golden' tidak hanya memuncaki Billboard Hot 100 selama tujuh minggu berturut-turut, tetapi juga menjadikan nama Ejae semakin bersinar di dunia KPop dan musik global.

Ejae, artis Korea-Amerika yang saat ini tinggal di AS, mengungkapkan rencana untuk merilis singel solo pertamanya, 'In Another World,' pada 24 Oktober.

Ejae juga akan kembali ke Korea untuk kegiatan promosi, termasuk konferensi pers dan penampilan di 'You Quiz on the Block' di tvN.

"Saya sudah lama ingin kembali ke Korea," ujar Ejae. "Rasanya luar biasa akhirnya bisa menyapa penggemar Korea secara langsung. Saya berharap bisa datang lebih cepat." 

Musisi itu mengakui bahwa dia hampir tidak tidur tiga hingga empat jam setiap malam karena jadwalnya yang padat, tetapi menambahkan bahwa "Korea terasa seperti rumah," karena dia menghabiskan sekitar 15 tahun tinggal di sana.

Dalam acara tersebut, Ejae mengungkapkan bahwa dia pernah menjadi Trainee SM Entertainment dari tahun 2003 hingga 2015 , berlatih untuk menjadi seorang idola sebelum akhirnya beralih haluan. 

"Saya menjadi Trainee selama kurang lebih 12 tahun. Tidak mudah, terutama saat remaja, tetapi saya belajar disiplin dan kerja keras," kata Ejae.

"Pengalaman itu membentuk cara saya berkarya hingga saat ini. Saya selalu memikirkan koreografi ketika menulis lagu," jelas Ejae.

Ejae mengaku telah sepenuhnya melupakan impiannya menjadi Penyanyi. "Bernyanyi adalah impian lama saya. Saya memutuskan untuk fokus menulis lagu dan tidak berencana debut sebagai Penyanyi."

Ejae melanjutkan, "jadi, ketika kesempatan ini datang, rasanya seperti takdir. Segala sesuatu dalam hidup terjadi karena suatu alasan."

Membahas 'KPop Demon Hunters', Ejae berbagi, “Saya langsung tahu saya ingin menjadi bagian darinya. Saya selalu menyukai animasi, dan meskipun ada banyak karya hebat dari Jepang dan Tiongkok, belum ada satu pun yang benar-benar mewakili Korea. Hal itu membuat saya semakin bertekad untuk bergabung.”

Lagu 'Golden', yang dikenal karena nada tingginya yang kuat, memang sengaja ditulis seperti itu, ujar Ejae

"Lagu ini bukan untuk Penyanyi manusia, melainkan untuk sebuah karakter. Nada-nada tinggi itu diperlukan untuk menggambarkan keputusasaan Rumi," jelasnya.

"Tekanan itu terasa nyata bagi kami berdua, baginya sebagai karakter, dan bagi saya sebagai vokalis," tambahnya.

Penampilan langsung Ejae yang emosional membawakan lagu 'Golden' di acara 'The Tonight Show Starring Jimmy Fallon' di NBC juga menjadi topik hangat.

"Suara saya benar-benar hilang hari itu. Saya sampai hiperventilasi karena gugup, tapi saya berhasil menyelesaikan pertunjukannya," kenangnya.

Sebelum sukses dengan 'KPop Demon Hunters', Ejae telah dikenal sebagai pencipta lagu hit K-Pop, menggubah lagu untuk artis-artis seperti aespa, Red Velvet, NMIXX, dan KARD.

Ejae mengungkapkan bahwa 'Psycho' milik Red Velvet tetap menjadi salah satu karya favoritnya. 

"Itu adalah lagu pertama saya untuk kamp penulisan lagu SM dan satu-satunya lagu kelima atau keenam yang pernah saya tulis.

Saat itu saya sedang menjalani hubungan jarak jauh yang sulit, dan lagu itu muncul dari momen emosional itu," ujarnya.

Sambil mempersiapkan debut solonya, Ejae menggambarkan singel barunya sebagai "lagu yang tenang dan reflektif, cocok didengarkan sebelum tidur atau saat berjalan-jalan." 

Impian jangka panjangnya adalah memenangkan Grammy untuk kategori penulisan lagu dan terus bereksperimen di semua genre.***


Editor : Irma Nurfajri