12 Tahun Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Karyamukti Cililin Ancam Golput 

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal segera memperbaiki Jalan Nanggeleng yang berlokasi di Desa Karyamukti, Kecamatan Cililin, Bandung Barat.

12 Tahun Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Karyamukti Cililin Ancam Golput 
Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal segera memperbaiki Jalan Nanggeleng yang berlokasi di Desa Karyamukti, Kecamatan Cililin, Bandung Barat.

Langkah perbaikan jalan tersebut dilakukan menyusul adanya kekecewaan warga lantaran akses jalan yang menghubungkan dengan wilayah Kabupaten Bandung tersebut sudah 12 tahun dibiarkan rusak. Padahal, warga sudah pernah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut.

Tak hanya itu, kekesalan warga tersebut juga diluapkan dengan pemasangan spanduk yang bertuliskan "KAMI WARGA DESA KARYAMUKTI TIDAK AKAN MENGIKUTI pemilu 2024 SEBELUM JALAN KABUPATEN DI WILAYAH DESA KARYAMUKTI KECAMATAN CILILIN DIBANGUN. MOHON PERHATIANNYA PEMDA KBB KAMI SANGAT LELAH".

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Aan Sopian mengatakan, perbaikan Jalan Nanggeleng sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2023.

"Perbaikan Jalan Nanggeleng sebenarnya sudah masuk dalam DPA 2023. Sesuai perencanaan,  panjang jalan yang akan diperbaiki sekitar 2,7 kilometer," katanya kepada wartawan.

Aan menyebut, pagu anggaran untuk perbaikan Jalan Nanggeleng sebesar Rp 1,8 miliar dan saat ini masih dalam proses e-katalog.

"Untuk sumber anggaran berasal dari APBD KBB 2023," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR KBB Mochamad Ridwan bersama jajarannya, Camat Cililin Opa Mustopa, serta aparat Desa Karyamukti telah meninjau ke lokasi Jalan Nanggeleng beberapa waktu lalu.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah juga menyampaikan rencana perbaikan jalan kepada warga di mana dari total panjang jalan 4, 7 kilometer, yang akan diperbaiki tahun ini 2,7 kilometer dengan cara dihotmix dan ketebalannya 4 centimeter.

Warga Desa Karyamukti, Encep (40) berharap Jalan Nanggeleng segera diperbaiki lantaran sudah 12 tahun dibiarkan rusak parah. 

Menurutnya, akibat buruknya kondisi jalan tersebut menghambat transportasi pengangkutan hasil bumi. 

"Badan jalan hanya tinggal sedikit yang menyisakan aspal, selebihnya batu, pasir, tanah, dan lubang dimana-mana," tuturnya.

Tak hanya itu, sambung Encep, pada musim kemarau seperti sekarang ini jalan tersebut dipenuhi debu.

Sebaliknya, saat musim hujan badan jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan.

"Di sini sering terjadi kecelakaan motor. Terutama saat sedang musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan air dan menjadi licin membahayakan pemotor," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana